Suara.com - Marksman (MM) merupakan salah satu jenis hero penghasil damage tertinggi. Berikut terdapat beberapa hero Marksman paling susah mati di rank Mythic Mobile Legends.
Daftar di bawah merupakan deretan MM yang memiliki peluang menang tertinggi berdasarkan statistik in-game. Faktor yang diperhitungkan untuk masuk daftar ini adalah Win Rate serta tingkat kepopuleran.
Sebagai informasi, preferensi pick player Mythic tentu cukup berbeda dibanding rank di bawahnya. Beberapa hero populer seperti Layla dan Miya tak sering muncul di Mythic. Sebaliknya, terdapat hero MM yang kerap diremehkan namun justru menjadi andalan pada rank tersebut.
Deretan hero ini dikenal memiliki durabilitas serta damage cukup tinggi untuk menghasilkan kemenangan. Berikut 5 hero Marksman paling susah mati di Mythic Mobile Legends:
1. Popol Kupa
Popol Kupa memang tak terlalu ganas pada rank Legend ke bawah. Namun di rank Mythic, Win Rate Popol Kupa mencapai 54 persen. Ia masuk dalam daftar 7 besar hero dengan WR tertinggi di Mythic. Popol Kupa susah tumbang mengingat skill ketiganya bisa membuka map.
Jebakan miliknya membuat hero ini minim terkena gank dari lawan. Selain itu, Popol Kupa juga mempunyai pertahanan yang baik dari skill duanya. Kombo ultimate dan skill satu membuat Popol Kupa mampu menghabisi lawan dalam sekejap.
2. Natan
Natan adalah salah satu Marksman andalan di Mythic. Tak hanya itu, Natan kerap di-Ban pada Mythical Glory. Ini menyiratkan bahwa player pada rank tertinggi sangat mewaspadainya.
Baca Juga: Bukan Claude, Ini Hero Marksman Paling Populer di Rank Mythic Mobile Legends
Kekuatan Natan meningkat pesat usai item Radiant tak terlalu mampu menahan Magic DPS. Hal tersebut membuat Natan mampu menggila di late-game. Saat berhasil mengumpulkan semua core item, Natan dapat mengalahkan Tank dan Fighter berkat kecepatan serangan serta Magic Damage mematikan. Win Rate Natan mencapai 53 persen di Mythic.
3. Melissa
Sama seperti Natan, Melissa juga menawarkan peluang kemenangan tinggi. Bedanya, ia mudah diamankan mengingat Ban Rate-nya cukup kecil.
Melissa merupakan salah satu Marksman yang mampu membalikkan keadaan pada momen genting. Tak jarang tim yang sudah kalah 10 poin bisa mengejar poin kembali saat Melissa sudah jadi.
Meski cukup lemah di early, namun Melissa bakal berubah menjadi sosok mematikan pada late-game. Natan dapat menghasilkan AoE serta kecepatan serangan merepotkan saat team fight.
4. Ixia
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan