Suara.com - OpenAI telah mengumumkan jika ChatGPT bisa digunakan tanpa akun.
Lebih dari 100 juta orang menggunakan ChatGPT di 185 negara setiap minggunya.
Perusahaan berharap bahwa pencabutan persyaratan akun akan meyakinkan lebih banyak orang untuk mencoba chatbot-nya.
Kemampuan untuk menggunakan ChatGPT tanpa akun diluncurkan secara bertahap, sehingga mungkin tidak langsung tersedia bagi semua orang.
Jangan lupa bahwa, secara default, OpenAI menggunakan apa yang diperintahkan kepada ChatGPT untuk meningkatkan modelnya bagi semua orang.
Jika tidak ingin interaksi kamu dengan chatbot direkam, maka dapat menonaktifkannya melalui Pengaturan - bahkan tanpa akun.
Jika suatu saat memutuskan untuk membuat akun, kamu akan mendapatkan kemampuan untuk menyimpan dan meninjau riwayat obrolan, berbagi obrolan, serta membuka fitur tambahan seperti percakapan suara dan instruksi khusus.
OpenAI mengatakan, pihaknya juga memperkenalkan “perlindungan konten tambahan”, seperti memblokir perintah dan generasi “dalam kategori yang lebih luas”, tanpa menyebutkan secara spesifik.
Baca Juga: Voice Engine Milik OpenAI Bisa Mengkloning Suara Hanya dalam 15 Detik
Berita Terkait
-
Cara Menghapus Semua Postingan Facebook Tanpa Hapus Akun
-
Tak Terima Digugat, Rencana Elon Musk Buat Merger OpenAI dan Tesla Dibongkar
-
Cara Menggunakan Messenger Tanpa Akun Facebook
-
Cara Membuat Akun Xbox, Tanpa Dipungut Biaya!
-
Pemilik ChatGPT Serang Balik Gugatan Elon Musk: Dia Menyesal Tidak Terlibat di Perusahaan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik