Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan bakal pindah kantor ke Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Juli 2024 nanti.
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi menjelaskan kalau Kemenkominfo adalah salah satu dari total 10 Kementerian yang akan bekerja di IKN.
"Kita udah di sana Juli," kata Menkominfo saat acara Buka Puasa Bersama di Kantor Kominfo di Jakarta pada Rabu (3/4/2024).
Namun perpindahan karyawan Kominfo ke IKN ini dilakukan secara bertahap. Budi Arie menjelaskan kalau beberapa aparatur sipil negara (ASN) Kominfo masih berkantor di Jakarta Pusat.
"Salah satu Direktur Jenderal Kominfo, pak Wayan, Dirjen PPI (Pengendalian Pos dan Informatika) yang akan ke sana," imbuhnya.
Ia melanjutkan, alasan Dirjen PPI yang pindah kantor ke IKN berkaitan dengan proyek telekomunikasi. Namun dia memastikan sisa karyawan bakal ikut pindah bertahap sesuai pengembangan IKN.
Budi Arie juga tidak keberatan apabila dirinya disuruh bolak-balik bekerja dari Jakarta ke IKN atau sebaliknya.
"Kan ada kantor sementara, kita lihat nanti," pungkasnya.
Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengatakan kalau ASN akan pindah kantor ke IKN mulai Juli 2024. Kloter pertama yang diusulkan pindah adalah pegawai dari Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Ini Manfaat Teknologi Hijau Ramah Lingkungan Jika Indonesia Mau Serius
Terkait hunian, Menteri PANRB mengatakan bahwa pihaknya masih terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar para ASN mendapatkan unit hunian apartemen ataupun rumah susun yang sifatnya kedinasan, dan tidak perlu membayar sewa.
Berita Terkait
-
Ini Manfaat Teknologi Hijau Ramah Lingkungan Jika Indonesia Mau Serius
-
Pemerintah Sudah Melek Teknologi Hijau Ramah Lingkungan, Ini Proyeknya
-
Kominfo Akui Sulit Lacak WNI Mafia Judi Online di Kamboja dan Myanmar
-
Game Domino Ditemukan Terdaftar PSE Kominfo, Wamen: Bukan Permainan Judi
-
Menteri Basuki: Pelantikan Presiden Baru Akan Digelar di Ibu Kota Nusantara
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah