Suara.com - Huawei resmi mengumumkan bahwa mereka akan mengganti nama P70 series sebagai Pura 70. Bocoran terbaru berhasil mengungkap fitur kamera Huawei Pura 70 Ultra.
Akun resmi Huawei di Weibo mengumumkan peralihan dari P-series ke merek Pura untuk menekankan "New Attitude". Mereka turut mengonfirmasi bahwa perusahaan masih mempertahankan angka '70'. Seri Huawei Pura 70 diperkirakan terdiri dari empat model.
Deretan smartphone seri Pura 70 yaitu Huawei Pura 70, Pura 70 Pro, Pura 70 Pro Plus, dan Pura 70 Ultra. Sebagai informasi, Huawei P-series terkenal dengan kualitas kamera yang mengesankan.
Dikutip dari Gizchina, leaker @UncleMountain di Weibo membocorkan adanya kamera spesial pada Huawei Pura 70 Ultra. Leaker mengklaim, sensor tersebut merupakan yang pertama pada industri kamera smartphone saat ini.
Huawei Pura 70 Ultra akan dibekali lensa RYYB 50 MP berukuran 1 inci. Sensor primer ini ditemani lensa periskop 50 MP, lensa sudut ultra lebar 40 MP, dan lensa AF 13 MP.
Perlu diketahui, prinsip RYYB adalah mengganti warna hijau dengan kuning, dan kuning merupakan kombinasi hijau dan merah. Kecerahannya merupakan superposisi keduanya di mana jumlah cahaya secara teoritis dapat ditingkatkan sekitar 30-40 persen. Tak hanya itu, respons spektral Y lebih luas, mencakup lebih banyak spektrum, dan mampu menangkap lebih banyak foton.
Ini meningkatkan rasio signal-to-noise Luminance secara signifikan dalam kondisi cahaya gelap dan efek pemotretan malam hari. Pada laporan sebelumnya, Huawei P70 atau Huawei Pura 70 Ultra akan membawa layar LTPO OLED 6,59 inci.
Ketiga varian lain diprediksi memiliki layar berukuran lebih besar yaitu LTPO OLED 6,76 inci. Huawei Pura 70 series menawarkan fitur layar dengan tepi melengkung serta resolusi 1.5K.
Soal dapur pacu, HP flagship ini dispekulasikan mengandalkan chipset Kirin 9000S. Namun, performanya mungkin tidak sama di semua model. Dalam penampakan GeekBench baru-baru ini, terungkap bahwa ALT-AL10 dan ALT-AL80 dilengkapi dengan Kirin 9000S. Meski begitu, Huawei Pura 70 Pro Plus dan Pro Art kelas atas mungkin menampilkan chipset yang lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul