Suara.com - Redmi Pad Pro versi global sudah lolos sertifikasi di Google Play Console dan FCC (Amerika Serikat) beberapa waktu lalu. Tablet terbaru Xiaomi itu diyakini bakal masuk ke pasar Asia Tenggara dalam waktu dekat.
Kabar kedatangan Redmi Pad Pro terungkap mengingat perangkat telah lolos sertifikasi di lembaga resmi IMDA Singapura. Ini menandakan bahwa Redmi Pad Pro akan debut ke pasar Asia Tenggara sebentar lagi.
Redmi Pad Pro dengan nomor model 2405CRPFDG telah lolos sertifikasi di IMDA pada April 2024. Deskripsi pada IMDA menyebutkan bahwa tablet Redmi hanya datang dalam varian Wi-Fi saja.
Ini berarti Redmi Pad Pro tidak memiliki dukungan konektivitas seluler, mirip dengan Redmi Pad standar. Dikutip dari Gizmochina, Redmi Pad Pro dispekulasikan dapat hadir dengan moniker POCO Pad di beberapa wilayah tertentu. Redmi Pad Pro sejauh ini telah lolos sertifikasi di FCC (Amerika Serikat), IMDA (Singapura), dan BIS (India).
Keyboard bermerek Redmi terbaru telah lolos sertifikasi di FCC, IMDA, NRRA (Korea Selatan), dan SDPPI (Indonesia). Pantauan melalui SDPPI, Redmi Stylus dan Redmi Tablet Keyboard lolos sertifikasi di Indonesia dengan nomor model “24048MP07G” serta “24042KBD5G” pada Maret 2024.
Belum diketahui apakah itu berhubungan dengan Redmi Pad Pro atau tidak. Nomor model Redmi Pad Pro sendiri belum terdaftar di TKDN. Namun mengingat Redmi Pad standar pernah masuk ke Indonesia, kita berharap bahwa Redmi Pro juga bakal menyusul ke Tanah Air.
Soal spesifikasi, Redmi Pad Pro mengusung layar IPS LCD 12,1 inci beresolusi 2.5K dengan refresh rate 120 Hz. Fitur layarnya mencakup kecerahan puncak 600 nits, Dolby Vision, dan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass 3.
Terkait jeroan, perangkat mengandalkan chipset Snapdragon 7s Gen 2 dengan RAM hingga 8 GB. Perusahaan menyediakan opsi penyimpanan 128 GB atau 256 GB. Penyimpanannya dapat diperluas hingga 1,5 TB melalui slot microSD.
Tablet ini membawa baterai jumbo 10.000 mAh dan mendukung fast charging 33 W. Harga Redmi Pad Pro dibanderol dari Rp 3,4 juta hingga Rp 4 juta di China. Harga tablet versi global kemungkinan bakal lebih mahal dibanding perangkat yang meluncur di China.
Baca Juga: 3 Cara Instal HyperOS di HP Xiaomi, Redmi, dan Poco
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
197 Ponsel Dapat Diskon di PRJ 2026: HP Murah Rp400 ribu, Flagship Cuma Rp3 Jutaan
-
Adu Spek Samsung Galaxy A17 4G vs Infinix Hot 70: Pilih HP Murah yang Mana?
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
70 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 Juni 2026: Sikat Jersey CR7, Diamond, dan Gloo Wall
-
Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi Pakai HP Tanpa Aplikasi, Aktifkan Notifikasi Otomatis
-
Asus Chromebook CM32 Debut dengan Chip MediaTek dan Layar 2.5K, Baterai Tahan 13 Jam
-
Cara Aktifkan Paket Bola Gembira Full di FolaPlay untuk Nonton Piala Dunia 2026, Segini Harganya
-
Samsung Galaxy A27 Muncul di Situs Resmi, Konfigurasi Memori Terungkap
-
5 Game Baru Bertarung di Medan Perang September 2026, Hindari GTA 6
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn