Suara.com - CEO Microsoft Satya Nadella dipastikan datang ke Indonesia pada Selasa (30/4/2024) besok. Ia dijadwalkan bakal bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta.
"Besok jam 08.30 Pak Presiden menerima Mr Satya Nadella, CEO Microsoft," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2024) malam.
Menkominfo melanjutkan, Satya Nadella akan menyampaikan beberapa hal penting, termasuk investasi Microsoft di Indonesia. Budi Arie memastikan pengumuman lebih lanjut bakal diutarakan besok usai pertemuan.
Ini bukan kali pertama CEO Microsoft Satya Nadella berkunjung ke Indonesia. Berdasarkan penelusuran Suara.com, ia sudah datang pada tahun 2016 dan 2020 lalu.
Berikut rangkuman Satya Nadella saat berkunjung ke Indonesia.
2016
Pada 26 Mei 2016, Satya Nadella hadir pertama kalinya dalam perayaan hari jadi Microsoft Indonesia ke-20. Ia datang sekaligus mejadi keynote speech dalam acara Microsoft Developer Festival yang diselenggarakan di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta.
Mengutip situs Microsoft, acara yang dihadiri oleh lebih dari 1.500 developer Indonesia tersebut juga turut disaksikan oleh lebih dari 2.000 mahasiswa yang tersebar di lima kawasan terpencil di Indonesia secara live-streaming melalui Skype.
Kala itu Nadella menjelaskan bagaimana komputasi awan (cloud) dan sejumlah teknologi terintegrasi lainnya dapat membantu bisnis untuk tumbuh dan berkembang.
Dengan dominasi era mobile-first, cloud-first yang semakin meningkat, Nadella mengharapkan developer dapat memainkan peran signifikan dalam membantu organisasi menghadapi transformasi digital.
Baca Juga: Profil Satya Nadella, CEO Microsoft yang Akan Temui Jokowi di Istana
“Misi kami di Microsoft adalah untuk memberdayakan setiap orang dan organisasi di seluruh dunia untuk mencapai lebih banyak hal,” ujar Satya Nadella, CEO Microsoft.
“Untuk dapat mencapai misi ini, kami perlu memberdayakan seluruh developer di Indonesia dengan teknologi dan platform yang memungkinkan mereka untuk mengekspresikan kreativitas serta mengubah dunia," lanjut dia.
2020
Satya Nadella kembali mendatangi Indonesia pada acara Digital Economy Summit 2020 di Jakarta pada Kamis, 27 Februari 2020 lalu. Di acara itu, Presiden Jokowi memutarkan video rencana ibu kota baru Indonesia, yang kini dikenal sebagai IKN.
"Rasanya saya mau pindah ke sana besok," canda Nadella, dalam sesi wawancara khusus, Kamis (27/2/2020).
Ketika melihat video tersebut, Nadella mengaku teringat ketika Microsoft merancang kampus, sebutan untuk markas besar perusahaan teknologi, yang berada di Seattle, Amerika Serikat.
Pembangunan kampus tersebut, termasuk soal perencanaan dan keamanan, menurut Nadella tidak sebesar rencana pembangunan ibu kota baru Indonesia.
Nadella menyadari akan ada banyak tantangan terkait infrastruktur ibu kota baru, yang membutuhkan begitu banyak perencanaan dan pendanaan.
Usai menonton video, dia mengaku salah satu hal yang terpikir pertama adalah mengenai material apa yang paling cocok yang ada di sana.
"Bagaimana material itu bisa membantu, mulai dari perencanaan sampai implementasi," kata Nadella.
2024
Satya Nadella juga dipastikan berkunjung ke Indonesia besok, Selasa (30/4/2024). Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie Setiadi mengatakan kalau Satya Nadella bakal menemui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pukul 08.30 WIB di Istana Merdeka, Jakarta Pusat.
"Besok jam 08.30 Pak Presiden menerima Mr Satya Nadella, CEO Microsoft," kata Budi Arie saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/4/2024) malam.
Ia melanjutkan, Satya Nadella akan menyampaikan beberapa hal penting, termasuk investasi Microsoft di Indonesia. Budi Arie memastikan pengumuman lebih lanjut bakal diutarakan besok usai pertemuan.
Kendati begitu Budi Arie mengapresiasi kedatangan bos Microsoft itu ke Tanah Air. Ia senang Indonesia bisa menjadi bagian penting dalam ekosistem digital dunia.
Dia membocorkan kalau Microsoft akan berkomitmen soal talenta digital Indonesia, khususnya di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
"Komitmen microsoft itu akan bisa melahirkan talenta-talenta digital, khususnya AI," katanya.
Budi Arie menerangkan kalau AI adalah salah satu temuan teknologi baru yang harus diantisipasi bersama. Ia berucap kalau Pemerintah akan mengawasi AI, baik dari regulasi maupun implementasi di Indonesia.
"Karena AI ini kan pondasinya tiga, safety, ethic, dan trustworthy. Nah kita baru mengatur soal etik. Soal safety-nya harus dipikirkan, dan trustworthy atau saling percaya juga mesti kita perhatikan," beber dia.
Lebih lanjut Budi Arie mengatakan kalau Presiden Jokowi akan didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu Satya Nadella.
"Luhut," kata Budi Arie saat menjawab siapa yang mendampingi Jokowi.
Berita Terkait
-
Profil Satya Nadella, CEO Microsoft yang Akan Temui Jokowi di Istana
-
Besok Temui Jokowi, Ini Bocoran Investasi CEO Microsoft Satya Nadella ke Indonesia
-
Nobar di Istana, Ini Prediksi Relawan Jokowi dan Para Menteri Jelang Semifinal Piala Asia U-23
-
Jokowi Gelar Nobar di Istana, Undang Relawan dan 10 Menteri, Tapi Prabowo Absen
-
Dikunjungi Jokowi, Gorontalo Masuk 5 Provinsi Termiskin di RI
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
7 HP Murah Alternatif Samsung A07 5G, Baterai Jumbo Lancar buat Multitasking
-
Harga Mirip, Mending Redmi Note 14 5G atau Realme 15T 5G?
-
5 HP Murah Rp1 Jutaan, RAM 8 GB dan Kamera Jernih untuk Hadiah Valentine
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship