Suara.com - Mage merupakan hero yang cukup penting untuk bertahan dan menyerang di permainan MOBA. Berikut terdapat 5 Mage tersakit di Mobile Legends.
Daftar di bawah merupakan para Mage yang masuk tier A hingga SS pada Patch Note 1.8.78b. Selain itu, mereka terbukti mempunyai Win Rate tinggi berdasarkan statistik in-game.
Win Rate tinggi menyiratkan bahwa para Mage ini sering menang di Mobile Legends. Hero Mage di bawah dapat membantu kalian meraih kemenangan untuk menuju ke Mythic hingga Mythical Immortal.
Sebagai informasi, hero late game biasanya tak memiliki damage besar di menit awal. Meski begitu, mereka auto menghasilkan damage pedih jika sudah memasuki menit 15 ke atas. Berikut 5 Mage tersakit di late game Mobile Legends Season 32:
1. Harith
Harith memang tak memperoleh Buff signifikan pada Patch Note terbaru. Meski begitu, adanya Nerf pada item Magical Defense membuat Harith auto OP.
Hero Mage ini cukup fleksibel karena bisa ditempatkan di Gold Lane, Jungle, dan Mid Lane. Jess No Limit bahkan memuji Harith sebagai hero terkuat di Mobile Legends pada Season 32. Ia telah memakai Harith sebanyak 50 kali dengan Win Rate 100 persen.
Chrono Dash membuat Harith mempunyai Shield tebal dengan serangan menyakitkan. Ia merupakan satu dari sedikit Mage dengan pergerakan paling gesit di Land of Dawn. Win Rate Harith sangat tinggi yaitu mencapai 55 persen.
2. Vexana
Baca Juga: 3 Hero Tank Jungler yang Masih Bisa Melawan Assassin, Main Brutal dan OP di META Mobile Legends
Bersama dengan Harith, Vexana adalah hero Mage tier SS pada saat ini. Win Rate Vexana mencapai 53 persen di Mythic.
Apabila terlepas saat Draft Pick, kalian wajib mengamankan Vexana. Kombo skill satu dan dua milik Vexana mampu menguras darah musuh dalam sekejap. Eternal Guard sangat merepotkan karena ia dapat melepas 'Mini Lord' ke arah formasi musuh.
3. Faramis
Win Rate Harith memang hanya 51 persen. Meski begitu, Faramis dijamin membantu membalikkan keadaan di late game. Ultimate Cult Altar sangat membantu rekan setim untuk mendapat HP tambahan.
Skill Faramis juga bakal bertambah pedih jika terdapat banyak unit yang bertarung di bawahnya. Apabila penggunaan Ultimate presisi, Faramis bakal sangat merepotkan saat team fight di late-game.
4. Novaria
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI