Suara.com - Jutaan akun menjadi korban serangan pengisian kredensial setiap tahunnya.
Kaspersky akan membahas secara detail cara kerja pengisian kredensial.
Pengisian kredensial adalah salah satu cara paling efektif untuk menyusupi akun pengguna.
Baca Juga: Survei: Lebih dari Dua Insiden Siber Kritis Terjadi per Hari di Tahun 2023
Penyerang memanfaatkan basis data besar nama pengguna dan kata sandi yang telah diperoleh
sebelumnya untuk akun yang terdaftar di berbagai platform.
Mereka kemudian mencoba kredensial ini secara massal di layanan online lainnya, dengan harapan beberapa akan berhasil.
Serangan ini memanfaatkan kebiasaan buruk banyak orang yang menggunakan kata sandi yang
sama untuk beberapa layanan.
Akibatnya, penyerang pasti berhasil membajak akun dengan kata sandi yang digunakan korban di
platform lain.
Ada tiga sumber utama basis data:
Baca Juga: 7 Cara Mengetahui Sandi Wifi yang Belum Terhubung Tanpa Aplikasi, Cuma Klik Ini!
- Kata sandi dicuri melalui kampanye phishing massal dan situs phishing.
- Kata sandi disadap oleh malware yang dirancang khusus untuk mencuri kredensial – yang
dikenal sebagai stealers. - Kata sandi bocor melalui pelanggaran layanan online.
Pelanggaran data telah memberikan penjahat siber jumlah kata sandi yang paling banyak.
Pemegang rekornya adalah pelanggaran data yang dihadapi oleh Yahoo! yang mengungkap 3 miliar catatan.
Penting untuk dicatat bahwa layanan biasanya tidak menyimpan kata sandi dalam teks biasa tetapi menggunakan apa yang disebut hash.
Setelah serangan berhasil, penyerang perlu memecahkan hash ini.
Semakin sederhana kata sandinya, semakin sedikit waktu dan sumber daya yang diperlukan
untuk memecahkannya.
Oleh karena itu, pengguna dengan kata sandi yang lemah adalah yang paling berisiko setelah terjadi pelanggaran data.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Murah Diotaki Ryzen 5 dengan RAM Upgrade hingga 32GB
-
Penampakan Samsung Galaxy A27 Terbaru: Snapdragon Gantikan Exynos, Ultrawide Downgrade
-
Zenbook A14 OLED Jadi Laptop Snapdragon X2 Elite Pertama di Indonesia dengan Baterai Tahan 24 Jam
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Panasonic TOUGHBOOK 40 Mk2, Laptop Tahan Banting dengan AI
-
Lenovo ThinkStation PGX Resmi Hadir di Indonesia, Workstation AI Ringkas dengan Performa 1 PetaFlop
-
Meta Resmi Luncurkan Langganan Instagram, Facebook, dan WhatsApp Plus, Ada Paket AI Baru
-
3 HP Redmi Midrange Paling Worth It di 2026, Spek Gahar dan Harga Masih Masuk Akal
-
iPhone, iPad, Mac,dan Apple Watch Naik Harga, Cek Daftarnya
-
40 Kode Redeem FF Terbaru 28 Mei 2026: Cek Event Pinky Sembari Tukar Token Universal
-
4 HP Redmi Note 17 Lolos Sertifikasi: Pakai Snapdragon Anyar, Baterai 7.000-10.000 mAh