Kualitas suara
Sebagai TWS open-ear, Bose Ultra Open Earbuds ini mampu menghasilkan suara yang mantap. Kualitas bass dan kejernihan suara bisa kami rasakan saat menggunakannya.
Namun karena ini TWS open-ear, kami masih bisa mendengar suara yang ada di lingkungan sekitar dengan cukup jelas. Padahal volume sudah diatur ke 50-60 persen.
Kemudian tidak ada fitur active noise cancellation (ANC) untuk peredam bising. Jadi untuk kalian yang tidak ingin mendengar berisik di sekitar, cukup tinggikan volume hingga 80-90 misalnya.
Sisi positifnya, kalian masih bisa awas dengan lingkungan sekitar. Saya coba memakainya kala naik Bus TransJakarta, dan speaker pengingat halte pun masih terdengar jelas.
Tapi jika terlalu keras, orang-orang di sekitar bisa mendengar suara yang keluar dari Bose Ultra Open Earbuds. Untungnya suara yang 'bocor' itu terdengar samar, membuatnya masih aman untuk kalian yang sedang menelepon atau video call.
Fitur dan mode audio
Salah satu yang diunggulkan dari Bose Ultra Open Earbuds ini adalah mode Immersive Audio yang membuat suaranya lebih dalam. Kalian bisa mengaturnya langsung dari aplikasi 'Bose' yang bisa diunduh di Play Store (Android) maupun iOS.
Immersive Audio ini bisa diatur dalam pilihan 'Still' atau 'Motion'. Still artinya suara akan tetap fokus meskipun kepala kalian bergerak-gerak, sementara Motion sebaliknya yang lebih mengikuti arah gerakan kepala.
Aplikasi Bose ini juga memiliki banyak mode lain untuk mengatur TWS. Misalnya, kalian bisa mengetahui fungsi tombol yang ada di buds.
Contoh, tekan sekali untuk play atau pause musik. Tekan dua kali untuk lanjut ke lagu selanjutnya atau ulangi lagu. Lalu ada dua kali tekan dan tahan untuk menaikkan atau menurunkan volume.
Baca Juga: Fitur Oppo Enco Air 4 Pro Terungkap, Siap Debut Bersama Reno 12
Banyak pula tips dan trik lain untuk mengetahui fungsi dari Bose Ultra Open Earbuds ini di aplikasi. Jadi kalian yang ingin mengetahui lebih banyak tinggal unduh platform tersebut di ponsel masing-masing.
Baterai dan ketahanan
Bose Ultra Open Earbuds diklaim mampu tahan 7,5 jam non stop untuk mendengarkan musik atau 4,5 jam apabila fitur Immersive Audio dinyalakan. Jika ditotal dengan case, TWS ini mampu bertahan hingga 19,5 jam.
Terkait waktu charger, perlu satu jam untuk mengisi daya buds atau tiga jam untuk case. Sedangkan charger 10 menit bisa menambah waktu menyala hingga dua jam.
Jika dalam mode charger, lampu indikator bakal menyala warna oranye. Nah apabila baterainya sudah penuh, maka lampunya bakal berwarna putih.
Kami mencoba charger 100 persen lebih dulu untuk mengetahui daya tahan baterai Buds Ultra Open Earbuds ini. Ternyata cukup lama untuk tidak charger lagi meskipun sudah dipakai berhari-hari.
Rincinya, kami gunakan untuk mendengarkan musik di jalan kira-kira empat jam hari pertama, tiga jam hari kedua, tiga jam lagi di hari ketiga. TWS masih bisa digunakan tanpa harus charger.
Sayangnya, tidak ada indikator kapasitas baterai untuk charger. Aplikasi Bose hanya menampilkan status baterai di buds. Jadi pastikan kalian charger lebih dulu apabila ingin dipakai seharian penuh.
Kesimpulan
Daya tarik Bose Ultra Open Earbuds ini sudah jelas ada di bagian desainnya yang inovatif. Berbeda dari TWS biasa, desainnya yang mirip anting ini akan membuat orang-orang di sekitar kalian salah fokus saat melihatnya.
Meskipun berjenis open-ear, Bose Ultra Open Earbuds ini masih bisa mengeluarkan kualitas musik yang amat baik. Kualitas bass, kejernihan suara, hingga desain 'anting' elastisnya tentu menjadi unggulan dari Bose Ultra Open Earbuds.
Kekurangannya yakni tentu di harga, yang mana Bose Ultra Open Earbuds ini dijual Rp 5 juta. Untuk TWS yang tidak memiliki fitur ANC, aplikasi kurang optimal terkait baterai, hingga masih ada suara bocor pastinya patut dipertimbangkan.
Namun untuk kalian yang tidak masalah dengan fitur di atas dan lebih tertarik dengan desain inovatif TWS, Bose Ultra Open Earbuds bisa menjadi pilihan.
Berita Terkait
-
Fitur Oppo Enco Air 4 Pro Terungkap, Siap Debut Bersama Reno 12
-
Review Film Abigail, Aksi Brutal Vampir Cilik
-
BFF oleh TWS: Lagu Nostalgia tentang Masa Remaja yang Seru dan Penuh Mimpi
-
Serba-Serbi Warung Sate RSPP dan Harga Menu, Viral Gara-gara Ji Chang Wook Makan Sate di Jakarta
-
Dibanderol Murah, Ini Deretan Fitur Realme Buds Air 6
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118