Suara.com - Pesan spam saat ini menjadi gangguan umum yang menjengkelkan. Itu bisa berupa iklan yang tidak diinginkan, upaya phising, hingga tautan berbahaya.
Jika pengguna sering mendapatkan pesan spam di perangkat Android atau iOS, untungnya pengguna dapat menghentikannya dengan mudah berkat alat yang disediakan platform Android dan iOS.
Dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini, pengguna dapat mengurangi jumlah pesan spam:
Cara menghentikan pesan spam di Android
- Buka aplikasi pesan dan klik ikon akun di kanan atas layar.
- Dari daftar drop-down, pilih Message settings.
- Dari daftar Settings, pilih Spam protection.
- Pada halaman Spam protection, pindahkan tombol Enable spam protection ke posisi On. Mengaktifkan opsi ini akan mencegah sebagian besar pesan spam yang dikirim ke ponsel mencapai kotak masuk.
Meskipun Spam protection diaktifkan, beberapa pesan spam mungkin masih dapat terkirim. Oleh karena itu, pengguna dapat memblokir pengirim pesan ini secara manual dengan memilih opsi Yes, report > Report spam.
Cara menghentikan pesan spam di iOS
- Buka Settings > Messages.
- Di menu Messages, gulir ke bawah dan pilih Filter Unknown Senders.
- Kemudian aktifkan tombol ke posisi On. Ini akan menempatkan pesan dari pengirim yang tidak ada dalam kontak ke daftar terpisah.
Jika pengguna tidak ingin memfilter semua pesan dari pengirim yang tidak dikenal, pengguna dapat memilih untuk memblokir pengirim secara manual. Untuk melakukan ini, pilih opsi Report Junk dan konfirmasi tindakan di layar berikutnya.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kini pengguna bisa menghentikan pesan spam masuk ke dalam ponsel.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Game Musik Android yang Seru dan Berbeda
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Harga Daging Ayam Melonjak Drastis, Pemkot Pekanbaru: Masih di Bawah HAP
-
Penjelasan Kemenko Perekonomian Soal Emas 1.800 Ton Milik Masyarakat Indonesia
-
Di Hari Jadi Ke-81 Jateng, Gubernur Luthfi Serukan Kebersamaan dalam Membangun Daerah
-
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
-
Manga Survival Leviathan Dapat Adaptasi Live Action, Tayang Februari 2027
-
Review Film Back to the 90s: Sensasi Nostalgia Era Boyband yang Penuh Warna
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Kabut Asap, Dinas Kesehatan Riau Siapkan 18 Ribu Masker untuk Pelalawan
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi