Suara.com - Pengguna iPhone harus berhati-hati karena belakangan ini marak jenis scam baru dengan modus pengaturan ulang kata sandi. Ancaman ini juga dikenal sebagai MFA bombing.
Penipuan ini menargetkan perangkat Apple dengan beberapa permintaan dari pengaturan ulang kata sandi, yang bertujuan untuk menipu mengguna agar meretas akun mereka.
Oleh karena itu, pengguna iPhone harus mengetahui cara melindungi diri dan terhindar dari scam tersebut.
Memahami MFA bombing
Menurut 9to5mac, serangan MFA bombing memanfaatkan sistem pengaturan ulang kata sandi Apple, membombardir korban dengan perintah iOS yang terlihat resmi untuk mengatur ulang kata sandi Apple ID pengguna.
Penyerang menggunakan nomor telepon pengguna untuk membanjiri perangkat dengan perintah ini dan seringkali mencapai lebih dari 100 peringatan.
Berikut ini beberapa hal yang dapat pengguna lakukan sebagai tindakan perlindungan:
1. Tolak peringatan sistem
Saat diminta dengan permintaan pengaturan ulang kata sandi, selalu pilih opsi Don't Allow. Penyerang mungkin membombardir pengguna dengan berbagai perintah, namun menolaknya secara konsisten adalah hal yang sangat penting.
Baca Juga: Cara Blokir Nomor Tak Dikenal Lengkap, di iPhone dan HP Android
2. Waspadai penipuan telepon
Hindari menjawab panggilan, meskipun panggilan tersebut terlihat berasal dari "Dukungan Apple".
Penyerang menggunakan spoofing panggilan untuk meniru nomor resmi Apple, mencoba mengekstrak informasi pribadi atau kode sandi satu kali.
Spoofing sendiri merupakan tindakan kejahatan di dunia maya yang bertujuan untuk mencuri data pengguna dengan cara menyamar sebagai sebuah pihak yang dipercaya pengguna.
3. Amankan Apple ID
Jika pengguna terus-menerus menerima perintah, pertimbangkan untuk mengubah nomor telepon yang tertaut ke Apple ID. Meskipun hal ini dapat menghentikan serangan, perlu diketahui bahwa hal ini dapat mempengaruhi fungsi iMessage dan FaceTime.
Serangan pengaturan ulang kata sandi menjadi semakin canggih, namun dengan kesadaran dan tindakan proaktif, pengguna dapat melindungi akun Apple dan informasi data pribadi.
Oleh karena itu, selalu waspada, tolak permintaan mencurigakan meskipun mengatasnamakan Apple, dan verifikasi komunikasi tak terduga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
-
Bocoran Xiaomi 18: Baterai 7.200mAh, Snapdragon 2nm, dan Fast Charging 100W Siap Gebrak Pasar
-
Apa Bedanya Pad sama Tablet? Ini Perbedaan Sistem Operasi, Hardware, hingga Harga
-
Bocoran Tablet Gaming iQOO Terungkap, Usung Layar 8,8 Inci dan Snapdragon Terbaru
-
Game Lokal Maple Haven City Rush Buka Pre-Registrasi, Rilis 21 Juli 2026
-
Harga RAM Global Diperkirakan Terus Melonjak Sepanjang 2026, Tahun Depan Makin Parah?
-
4 HP dengan Baterai Badak 8000 mAh Lebih, Layar AMOLED 144 Hz Kuat 2 Hari Tanpa Cas
-
Harga HP Terus Naik, Ini 4 Pilihan Terbaru Rp1 Jutaan dengan Performa Mantap
-
4 Rekomendasi HP Murah dengan Fitur NFC, Mudahkan Top-Up E-Toll
-
WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon