Suara.com - Garena kembali mengumumkan kolaborasi dengan Husein Ja'far Al Hadar atau Habib Jafar di game Free Fire. Keduanya menghadirkan event spesial Iduladha kepada para pemain FF pada 7-15 Juni 2024.
Country Head Garena Indonesia, Hans Saleh mengatakan, event bertajuk 'Booyah Berqurban' ini mengajak para survivors (sebutan pemain FF) untuk bermain game dengan niat ibadah.
Sebab event ini menyediakan misi yang apabila diselesaikan pemain, mereka bisa bersedekah daging sapi dan kambing di hari raya Iduladha 1445 H.
“Kami mengajak pemain untuk memeriahkan Iduladha dengan mabar yang diiringi niat berbuat kebaikan dan berbagi, karena di event ini semua pemain bisa berkontribusi untuk sedekah hewan kurban hanya dengan mabar dan menyelesaikan misi seru di dalam game Free Fire,” ungkap Hans Saleh dalam konferensi pers di Kantor Garena Indonesia di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Booyah Berqurban adalah bagian dari komitmen Free Fire untuk terus menghadirkan positive gaming experience kepada pemain, mengajak mereka tidak hanya jago bermain game, tetapi juga berbuat kebaikan.
Hans menyebut kalau sebelumnya Free Fire juga telah berkolaborasi dengan Habib Ja’far untuk mendorong pesan bermain game positif, seperti mengingatkan pemain tentang ‘Mabar Tau Waktu’ hingga ‘Booyah Gak Lupa Ibadah’ di event Booyah Ramadan.
"Setelah berkolaborasi lebih 3 tahun, Free Fire dan seluruh Survivors selalu bisa menghadirkan event menarik dan menunjukkan bahwa game bisa menjadi kegiatan positif bahkan menjadi sarana ibadah, dan saya bangga bisa menjadi bagian perjalanan ini. Kepada semua Survivors dan gamers Indonesia, ayo kita Booyah dan Berqurban bersama di Free Fire!” ajak Habib Ja’far.
Cara kurban lewat game Free Fire
Rangkaian event Booyah Berqurban hadir di Free Fire mulai 7-15 Juni 2024. Tidak hanya mengajak pemain bersedekah, event ini juga mengajak pemain untuk menanamkan nilai utama ibadah kurban di Iduladha dengan mekanisme sebagai berikut:
Baca Juga: Nyawa Dave Bautista Terancam dalam Trailer Film The Killer's Game
Dapatkan Token: Selesaikan misi seperti Daily Login hingga Mabar bersama teman untuk dapatkan Token Booyah Berqurban Sapi dan Kambing
Gunakan Token: Pemain bisa gunakan Token untuk donasi kurban atau menambah mendapatkan hadiah
Capai Target 100 Juta Token: Ketika total donasi token dari semua pemain mencapai 100 juta token, Free Fire akan menyedekahkan 10 sapi dan 25 kambing untuk dikurbankan pada hari raya Iduladha 1445 H, bekerja sama dengan Masjid Agung At-Tin di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Melalui mekanisme ini, Survivors akan diajak ‘berkorban’ dengan mengedepankan target kumulasi token untuk melaksanakan sedekah hewan kurban.
Meski begitu, pemain akan tetap mendapatkan berbagai hadiah menarik sebagai dengan menyumbangkan token sebanyak-banyaknya. Survivors bisa mendapatkan Skin SG, Voucher, Room Card, Bundle, hingga Gloo Wall spesial secara gratis.
"Booyah Berqurban adalah bagian dari komitmen Free Fire untuk terus menghadirkan positive gaming experience kepada pemain, mengajak seluruh Survivors supaya tidak hanya jago bermain game, tetapi juga jago dalam berbuat kebaikan dan membawa kebaikan buat sesama,” jelas Hans Saleh.
Berita Terkait
-
Nyawa Dave Bautista Terancam dalam Trailer Film The Killer's Game
-
Kumpulan Livery Bussid Terbaru, Ada EKA hingga Harapan Jaya
-
Gaji Rp 274 Ribu Per Jam, IKEA Buka Lowongan Pegawai di Roblox
-
Kecewa atau Antusias? Ini Bocoran Seru Summer Game Fest 2024!
-
Dikonfirmasi, Call of Duty Black Ops 6 Tersedia di PlayStation
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan