Suara.com - Google Translate merupakan layanan milik Google yang mampu menerjemahkan ke berbagai bahasa di seluruh dunia. Namun terkadang, Google Translate tidak menampilkan hasil terjemahan yang akurat.
Pada dasarnya, mesin terjemahan apa pun memiliki algoritme dan aturannya sendiri. Jika pengguna mengetahuinya, maka pengguna dapat meningkatkan akurasi terjemahan di Google Translate.
Berikut ini lima trik yang bisa dilakukan untuk membuat Google Translate akurat:
1. Tulis kalimat yang lebih pendek
Mesin dan penerjemah manusia profesional mengalami kesulitan yang sama jika kalimat pengguna rumit untuk dibaca dan diikuti. Berikut ini kemudahan penerjemahan berdasarkan jumlah kata dalam sebuah kalimat:
- Kurang dari 10 kata: Mudah
- 11-15 kata: Relatif mudah
- 16-20 kata: Rata-rata
- 21-25 kata: Sulit
- Lebih dari 25 kata: Sangat sulit
2. Buat konsistensi dalam topik
Pembelajaran mesin berjalan baik dengan konsistensi kontekstual. Namun misalkan pengguna membahas berbagai topik, peristiwa, atau fitur dalam satu paragraf, itu mungkin tidak menghasilkan terjemahan yang bagus.
3. Hindari menulis kreatif
Mengingat penerjemah manusia dan mesin berbeda, mesin menjadi kurang kreatif dalam menerjemahkan.
Baca Juga: Muncul di Google Play Console, POCO M6 Plus 5G Pakai Chipset Snapdragon 4 Gen 2
Orang-orang dari berbagai budaya menggunakan metafora yang berbeda dan mesin tidak dapat diandalkan dalam menerjemahkannya.
Oleh karena itu, disarankan untuk menghindari metafora dan penulisan kreatif. Sebaliknya, perlu diingat bahwa pembaca berasal dari latar belakang budaya yang berbeda.
Karenanya, pengguna disarankan untuk menulis kalimat yang jelas dan dapat dimengerti.
4. Lakukan tes terjemahan
Uji terjemahan ke bahasa pengguna yang lain atau antara pasangan bahasa apa pun yang dipahami.
Karena Google Terjemahan dan sejenisnya tidak memiliki opsi pengeditan yang nyaman, pengguna bisa mencoba alternatif lainnya seperti Translatewise.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Tak Hanya Asus, Lenovo Juga Kenalkan Laptop Tipis Pesaing MacBook Neo
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Vivo Y500 Lolos Sertifikasi di Indonesia, HP Midrange Anyar dengan Baterai Jumbo
-
Gojek Hapus Program Langganan GoRide Hemat Buat Driver, Begini Dampaknya
-
Nintendo Segera Rilis Pictonico, Game Mobile 'Absurd' yang Butuh Foto Selfie
-
Bocoran Harga Realme 16T Beredar: Siap ke Indonesia, Baterai 8.000 mAh Tahan 3 Hari
-
Samsung Galaxy A27 dan Galaxy M47 Kompak Pakai Snapdragon, Tradisi Exynos Hilang?
-
Virtuos Tertarik Hadirkan Port GTA 5 dan Red Dead Redemption 2 di Nintendo Switch
-
Asus Rilis Pesaing MacBook Neo dan Lini Laptop Gaming, Tawarkan Layar Lebih Baik
-
5 HP Android dengan Fitur Video Sinematik Alternatif iPhone: Resolusi Tinggi, Bokeh Rapi