Suara.com - Jejaring sosial populer TikTok telah mengakui adanya peretasan yang memungkinkan penyerang mengambil kendali atas akunnya.
Masalah ini berasal dari eksploitasi zero-click yang digunakan oleh kelompok berbahaya yang telah mengambil alih akun-akun terkenal (dan mungkin akun-akun kecil) melalui fungsi pesan langsung platform tersebut.
Hingga saat ini, akun yang menjadi sasaran atau disusupi termasuk akun CNN, Paris Hilton, dan Sony.
Hal yang membuat kasus ini semakin rumit adalah pengguna tidak perlu mengeklik tautan berbahaya, melainkan cukup membuka pesan langsung di TikTok agar malware dapat terpicu.
Menurut pernyataan kepada media, juru bicara TikTok mencatat bahwa mereka menganggap serius kerentanan ini dan telah berupaya menghentikan serangan tersebut.
“Kami telah mengambil tindakan untuk menghentikan serangan ini dan mencegahnya terjadi lagi di masa depan," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (10/6/2024).
Eksploitasi zero-click sangat sulit untuk dihentikan dan diuraikan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencoba mengurangi beberapa risiko – terutama di profil sosial.
- Gunakan kata sandi yang kuat dan unik. Seperti halnya situs mana pun, tautan terlemah sering kali menjadi titik masuk ke platform – kata sandi.
- Gunakan otentikasi dua faktor. Sebagian besar platform mengizinkan beberapa bentuk autentikasi dua faktor untuk mengamankan sisi pengguna.
- Jika tidak tahu keabsahan sebuah tautan, jangan pernah klik. Meskipun mungkin tujuannya adalah untuk mengejar dan menghasilkan uang dengan cepat, jika hal tersebut terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin itu adalah jebakan.
- Memberikan edukasi anak-anak harap pertimbangkan untuk berbicara dengan mereka tentang keamanan dasar di jejaring sosial dan mengajarkan generasi berikutnya tentang keamanan.
Itulah cara menjaga akun media sosial kamu agar aman dari peretasan.
Baca Juga: Viral di TikTok! Barbershop Estetik Ini Donasikan 100% Pendapatannya Untuk Palestina
Berita Terkait
-
Cara Live Streaming Game di TikTok: Panduan Step-by-Step untuk Pemula
-
Intel Kanada Tuding TikTok Berbahaya, Bisa Bocorkan Data Pribadi ke Pemerintah China
-
Daftar Harga Gift TikTok Terbaru Mei 2024, Segini Harga Paus dan Singa
-
TikTok Menguji Video Berdurasi 60 Menit, Saingi YouTube?
-
Kedekatan Sarwendah dan Betrand Peto Dianggap Janggal Ibu-ibu TikTok, Netizen: Dia Harus Sadar!
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
3 Rekomendasi HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten, Budget Terbatas Hasil Berkualitas
-
7 Tips Memilih HP di Bawah 5 Juta untuk Ngonten: Budget Terbatas, Hasil Pro!
-
3 Pilihan Tablet Samsung 5G Terbaik, Koneksi Kencang Tanpa Bergantung WiFi
-
realme P4 Series Meluncur 2 Juli, HP Gaming Baterai 8000mAh Paling Terjangkau dengan AI Gaming
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Vivo Y6a Resmi Rilis, Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh dan Spek Gahar
-
Cara Reset HP OPPO: Panduan Lengkap dan Aman untuk Semua Tipe
-
Keamanan Siber Jadi Prioritas Bisnis, ITSEC Asia dan BSSN Perkuat Kesiapan Organisasi
-
4 Trik Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar Tanpa Bantuan Tukang Servis
-
Motorola Luncurkan Moto Pad 60 Series untuk Back to School, Harga Mulai Rp2 Jutaan