- Harga minyak Brent dan WTI naik tipis pada Kamis 12 Februari 2025 karena kekhawatiran ketegangan AS-Iran.
- Presiden Trump mengindikasikan potensi ancaman militer ke Timur Tengah meskipun jalur diplomasi tetap terbuka.
- Kekuatan ekonomi Amerika Serikat dan rendahnya inventaris global mendukung ekspektasi harga minyak akan terus menguat.
Suara.com - Harga minyak naik tipis pada Kamis 12 Februari 2025, karena investor khawatir meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.
Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 34 sen, atau 0,49 persen, menjadi 69,74 dolar AS per barel pada pukul 01.26 GMT (08.26 WIB). Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 37 sen, atau 0,57 persen, menjadi 65,00 dolar AS per barel.
Kedua harga patokan minyak mentah kompak menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Brent naik 0,87 persen sementara WTI mencatat kenaikan di atas 1,05 persen.
Hal ini terjadi karena kecemasan pasar terhadap konflik AS-Iran memberikan dampak yang lebih kuat dibandingkan sentimen negatif dari peningkatan stok minyak domestik AS.
Pasca-pertemuan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu, Presiden AS Donald Trump mengakui belum ada kesepakatan konkret mengenai langkah selanjutnya terhadap Iran.
Kendati demikian, Trump memastikan jalur diplomasi tetap terbuka. Di sisi lain, ia juga memberikan sinyal ancaman militer dengan mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah apabila negosiasi buntu.
Meski kedua negara bersiap melanjutkan dialog setelah pertemuan tidak langsung di Oman pekan lalu, jadwal dan lokasi pertemuan berikutnya masih misteri.
Analis IG, Tony Sycamore, menilai bahwa harga minyak WTI memerlukan ketegangan yang lebih intens di Timur Tengah untuk bisa bertahan stabil di atas level 65 - 66 dolar AS per barel. Sebaliknya, jika situasi mereda, harga rentan merosot ke kisaran 60 - 61 dolar AS akibat aksi ambil untung (profit-taking).
Di sisi lain, kekuatan ekonomi AS menjadi pilar pendukung permintaan, data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang melampaui prediksi serta penurunan tingkat pengangguran ke angka 4,3 persen.
Baca Juga: Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran
Menurut Mingyu Gao dari China Futures, ketahanan ekonomi AS ini memberikan sentimen positif bagi prospek konsumsi energi global.
"Perekonomian AS yang tangguh juga mendukung ekspektasi permintaan minyak," kata Mingyu Gao, kepala peneliti bidang energi dan kimia di China Futures.
Meskipun stok minyak mentah AS membengkak secara mengejutkan hingga 428,8 juta barel, sentimen kenaikan harga masih mendominasi pasar.
Gao menjelaskan bahwa akumulasi cadangan global yang masih di bawah target serta rendahnya posisi overweight pada instrumen berjangka memberikan ruang bagi harga untuk terus merangkak naik.
Proyeksi tren bullish ini kian diperkuat oleh panasnya hubungan AS-Iran dan pembatasan ekspor minyak Rusia akibat sanksi yang semakin ketat.
Berita Terkait
-
Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu
-
Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel
-
Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela
-
Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan
-
Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
8 Rekomendasi Laptp Murah RAM Besar di Bawah Rp 10 Juta, Cocok untuk Pelajar dan Mahasiswa
-
Registrasi Kartu SIM Pakai Biometrik Mulai Berlaku, XLSMART Ungkap Nasib Pelanggan Lama
-
XLSMART dan Kemnaker Luncurkan Future Ready, Siapkan 1 Juta Talenta Digital dan 1.000 Peluang Kerja
-
Sony Berhenti Produksi Game Fisik PlayStation mulai 2028, Hanya Digital Saja!
-
3 Pilihan HP Samsung 3 Kamera Belakang Termurah, Hasil Foto Tajam dan Performa Kencang
-
Indosat dan Arsari Bangun Tulang Punggung Internet Indonesia, Kelola Fiber 86.000 Km
-
Lenovo Rilis Edisi Khusus FIFA World Cup 2026 untuk Yoga, Legion, dan Legion Tab Terbatas!
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D