Suara.com - Mobile Legends menjadi salah satu game MOBA yang banyak dimainkan di Indonesia. Namun jika pemain adalah newbie dalam game ini, pemain harus menghindari beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh pemain Mobile Legends.
Untuk bisa memenangkan game, banyak hal yang harus dipelajari pemain. Jika tidak, maka pemain akan cepat mengalami kekalahan atau lose streak. Berikut ini lima kesalahan fatal yang paling sering dilakukan oleh pemain Mobile Legends:
1. Tidak siap melakukan teamfight
Teamfight merupakan salah satu momen yang menegangkan dalam Mobile Legends karena pemain harus saling membantu antar rekan satu tim.
Namun sayangnya, teamfight cukup sulit dilakukan karena banyak anggota tim yang belum siap. Beberapa bahkan masih sibuk melakukan farming.
Tak hanya itu, memperebutkan Lord atau Turtle juga menjadi momen penting ketika teamfight. Tetapi banyak pemain yang masih abai.
Oleh karena itu, pemain harus memperbaiki strategi dan komunikasi dengan rekan tim lainnya.
2. Tidak paham tugas jungler
Jungler merupakan salah satu peran di Mobile Legends. Namun terkadang, para jungler tidak begitu memahami tugasnya. Padahal, jungler harus tahu kapan Lord dan Turtle akan muncul.
Baca Juga: Game Civilization VII Resmi Dirilis Tahun 2025
Oleh karena itu, jika pemain mendapatkan peran jungler, pemain harus mempelajarinya dengan baik. Jika tidak, itu akan menjadi kerugian tim.
3. Teknik push tiga lane
Banyak pemain yang tidak paham akan pentingnya teknik push tiga lane ketika teamfight terakhir terjadi.
Dalam pertandingan pro, para pemain biasanya membiarkan Mid Lane untuk menahan jalannya minion. Namun, pemain harus membersihkan minion di atas dan bawah karena Mid Lane memiliki jarak paling pendek.
Ketika Lord muncul dan di tengah tidak ada minion lawan, itu akan menguntungkan pemain dan timnya.
Di sisi lain, jalur atas dan bawah membutuhkan waktu lebih lama. Inilah mengapa pemain harus memprioritaskan lane yang paling mudah terlebih dahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali