Suara.com - Centang dua di WhatsApp menjadi tanda bahwa kamu sedang online dan pesan sudah berhasil dikirimkan. Khusus untuk kamu yang sedang menghindar, berikut cara bikin WhatsApp centang satu tapi tetap online.
Dalam beberapa kondisi, centang berwarna abu-abu di WhatsApp tidak berubah menjadi dua namun tetap satu. Hal ini biasanya diartikan bahwa sang pengguna sedang tidak dalam keadaan online.
Keadaan berbeda terjadi jika pesan yang dikirimkan sudah mendapat centang dua abu-abu yang menunjukan dengan jelas bahwa pesan tersebut sudah diterima dan pengguna WhatsApp sedang online.
Kondisi seperti ini tak jarang membuat beberapa pengguna tidak nyaman. Pasalnya, beberapa pengguna WhatsApp kerap berada dalam kondisi yang membuat kamu ingin menghindar.
Daripada menonaktifkan WhatsApp sehingga tidak bisa berkomunikasi dengan pengguna lainnya, kamu bisa mencoba cara bikin WhatsApp centang satu tapi tetap online ini.
Cara bikin WhatsApp centang satu tapi tetap online
- Masuk ke aplikasi WhatsApp di perangkat masing-masing
- Pilih menu titik tiga yang berada di kanan atas
- Masuk ke menu 'Setelan'
- Lalu 'Penyimpanan dan Data'
- Pergi ke menu 'Proxy'
- Selanjutnya 'Setel Proxy' menjadi 1.1.1.1
- Simpan pengaturan tersebut lalu aktifkan Proxy
- Tunggu sampai Proxy sudah terputus untuk bisa digunakan
- WhatsApp akan otomatis centang satu tapi tetap online
Patut dicoba, itu tadi cara bikin WhatsApp centang satu tapi tetap online. Cara ini bisa kamu pakai jika sedang menghindar dari beberapa pengguna yang mengganggu.
Berita Terkait
-
Cara Praktis Mengirim Banyak Foto Sekaligus di WhatsApp
-
Anti Ribet! Cara Mudah Sembunyikan Status WhatsApp dari Orang Lain
-
Bukan Potret Nagita Slavina, Foto Profil WhatsApp Raffi Ahmad Dikomentari: Bucin Banget
-
Rahasia WhatsApp: Trik Format Teks Keren yang Jarang Diketahui!
-
Menkominfo Tiba-tiba Sebut WhatsApp Lebih Bahaya Daripada Starlink, Ada Apa?
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis