Suara.com - Poco F6 dipastikan bakal masuk ke Indonesia. Ponsel ini sebelumnya sudah meluncur di pasar global beberapa waktu lalu.
Namun saudara Xiaomi ini juga sudah meluncurkan varian Poco F6 Pro. Apakah bakal ikut dibawa ke Indonesia?
Product PR Manager Poco Indonesia, Abee Hakim menyatakan kalau untuk saat ini pihaknya belum bisa memastikan apakah Poco F6 Pro bisa dirilis ke Tanah Air.
"Kami belum bisa konfirmasi hal itu, Pro masuk apa enggak," kata Abee saat konferensi pers Poco F6 pada Rabu (20/6/2024).
Tapi Abee memastikan kalau Poco akan selalu mendengarkan permintaan pengguna soal minat mereka terhadap Poco F6 Pro. Pasalnya, banyak penggemar yang justru hanya meminta, bukan membeli.
"Karena yang komentar-komentar itu belum tentu mau memakai. Kami ada database sendiri, bisa melihat aslinya," umbar dia.
Poco juga masih memantau seberapa besar permintaan pasar Indonesia untuk varian Poco F6 Pro. Namun sekali lagi dia menegaskan tak bisa mengkonfirmasi kehadiran HP Poco kelas premium tersebut.
"Kami juga melihat market-market, dari industri kami sesuaikan dengan marketnya. Tapi untuk sekarang belum ada konfirmasi," jelasnya.
Poco Indonesia sendiri juga memamerkan tablet baru mereka, yakni Poco Pad. Ini adalah tablet Android pertama Poco yang sudah diluncurkan ke pasar global.
Baca Juga: Keunggulan Poco F6 dengan Snapdragon 8s Gen 3 yang Segera Hadir ke Indonesia
Abee Hakim menyatakan, alasan pihaknya membawa tablet Poco Pad ke Tanah Air agar publik bisa melihatnya secara langsung.
"Kami membawa ke sini agar teman-teman bisa melihat secara langsung, karena peluncuran di globalnya bulan lalu," ungkap Abee dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (19/6/2024).
Adapun produk Poco Pad ini adalah tablet versi global. Untuk versi Indonesia, Abee masih belum mau memberikan informasi resminya.
Menurut dia, ada beberapa faktor yang membuat Poco meluncurkan perangkat baru ke Indonesia. Ia masih ingin memantau seberapa antusias konsumen untuk membeli Poco Pad.
Abee juga enggan memberikan konfirmasi apakah Poco Pad bakal diluncurkan ke Indonesia atau tidak.
"Kami belum bisa konfirmasi (peluncuran Poco Pad), tapi kalau peminatnya banyak, bisa," jelasnya.
Berita Terkait
-
Keunggulan Poco F6 dengan Snapdragon 8s Gen 3 yang Segera Hadir ke Indonesia
-
Tablet Poco Pad Dipamerkan ke Indonesia, Bakal Dirilis?
-
Daftar HP Poco Ini Tidak Terima Pembaruan HyperOS, Siap Gigit Jari
-
Poco Pad Dilengkapi HyperOS, Grebrak Pasar Indonesia
-
Usai HyperOS, Poco F5 Pro Cicipi Pembaruan Keamanan
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Guru SD di Buleleng Diduga Cabuli Murid, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Tak Ada Lagi Alasan Menunda! Kejagung Didesak Jebloskan Febrie ke Tahanan Usai Diperiksa Hari Ini
-
Strategi Bos Baru Toyota Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Teknologi AI
-
Air Makin Langka, Warga Sukoharjo Terpaksa Mandi Sehari Sekali demi Berhemat
-
Rayakan HUT ke-70, Danamon Gelar Travel Fair dengan Promo Hemat hingga 70%
-
Waspada Glaukoma! Ahli Mata AHS Desak Lakukan Deteksi Dini
-
Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu
-
Momen Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan
-
IRGC: Iran Hancurkan Pusat Data Amazon karena Dukung Intelijen Amerika
-
Proyek Gas Terbesar Mulai Dibangun, Ini Dampaknya bagi Ekonomi