Suara.com - Cek Khodam baru-baru ini viral menjadi sorotan di TikTok dan Instagram. Berikut terdapat penjelasan mengenai hukum memelihara Khodam dalam Islam menurut para ulama.
Sejumlah ulama termasuk Gus Baha, Ustaz Adi Hidayat, hingga Buya Yahya pernah membahas terkait hukum memelihara, mempunyai, serta percaya terhadap Khodam dalam Islam. Sebagian besar ulama tersebut berpendapat bahwa berhubungan dengan Khodam atau jin sangat berbahaya. Apabila percaya dengan ramalan Khodam, itu masuk kategori syirik.
Bahkan Khodam dikhawatirkan bisa menjerumuskan manusia dalam kesesatan. Perlu diketahui, terdapat banyak jenis jin. Salah satu yang bertugas mendampingi manusia disebut Jin Qarin. Ada pula jin yang berperan membantu manusia, yaitu Jin Khodam.
Secara istilah, Khodam berasal dari kata bahasa Arab 'Khodim' yang berarti membantu. Jin Khodam biasanya berasal dari Jin Qarin dan golongan jin murni. Menurut K.H. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, berhubungan dengan Khodam sangat merepotkan dan berisiko tersesat.
"Mimpin jin itu repot, makanya kyai berpesan meskipun kamu alim tapi tapi kalau punya Khodam jin mending jangan! Karena biar bagaimanapun jin itu tetap curang. Ojo, jin itu tetap ngakali (Jangan, jin itu bisa menipu manusia)," kata Gus Baha.
Ulama kharismatik asal Rembang tersebut mengungkap bahwa kita jangan bangga apabila berhubungan dengan Khodam. "Menurut orang kuno, kalau bapaknya tidak kuat, anaknya juga tidak kuat. Lho saya ini kan anaknya kyai, cucunya kyai, betul, ngerti betul alam jin. Kamu belum pernah kan salat dimakmumi jin? Saya berulang kali. Dulu pesan bapak saya, jangan senang atau bangga mimpin jin," pungkas Gus Baha.
Manusia Harus Menghindari Jin
Ustaz Adi Hidayat (UAH) mempunyai pandangan hampir mirip. Menurutnya, manusia harus menghindari jin. "Banyak orang sekarang mencoba berhubungan dengan jin. Itu sudah dituliskan di Alquran. Tugas kita hanya menghindarinya saja. Lihat Quran Surat 72, Al-Jinn, ayat 6. Ada sekelompok manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari (kalangan) jin. Namun jin justru menjadikan mereka (manusia) bertambah sengsara dan sesat. Ingat betul ya, kalau ada orang meminta bantuan kepada jin, awas! Kata Quran, jin itu tidak memberikan solusi, hanya mengundang masalah," kata Ustaz Adi Hidayat dikutip dari kanal YouTube Masjid As Salam.
Berdasarkan penjelasan UAH, manusia dan jin hidup di alam berbeda sehingga mereka tak seharusnya saling berhubungan.
Baca Juga: Isu Mualaf Dokter Richard Lee, Benarkah Demi Cari Pamor?
"Di Quran, jin dan 'ins' disebutkan setidaknya 18 kali. Dan selalu berpasangan. Mengapa Allah selalu menyebutkan mereka bersama-sama? Salah satunya ingin menjelaskan bahwa alamnya beda, sifatnya beda. Jadi tidak bisa, Anda mengundang jin dari alam beda untuk menyelesaikan masalah Anda. Itu bisa menjadi masalah nantinya," ungkap Ustaz Adi Hidayat menambahkan.
Buya Yahya juga pernah menjawab terkait pertanyaan memelihara dan berteman Khodam Muslim. "Manusia bingung kalau tidak punya kawan sesama manusia, itu orang bingung. Kawan aja dari jin, orang bingung itu. Santri di pondok baca Surat Al-Jinn, katanya ingin punya teman jin. Innalillahi, ini orang bingung. Kawan itu manusia. Kalau ingin ibadahmu kuat, cari istri yang benar, pasangan yang benar, jangan berurusan dengan jin!" ungkap Buya Yahya dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV.
Pemilik Pondok Pesantren Al-Bahjah tersebut juga menjelaskan bahwa syarat berteman dengan Khodam atau jin sangat berat. Orang tersebut harus paham betul syariat dan 'alim. Orang biasa dikhawatirkan akan terjerumus.
"Ada ulama dulu mengatakan, boleh, seandainya kamu berurusan dengan jin. Tapi syaratnya apa? Dia harus seorang 'alim dan tahu benar tentang syari'at, kalau mau dibohongi jin dia tahu. Kalau dia bukan 'alim, dia tertipu, jadi dukun dia. Kiai dukun. Nah ini bahaya. Nggak ada urusan dengan jin, ini berbahaya sekali," pungkas Buya Yahya.
Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UM Surabaya M Febriyanto Firman Wijaya juga menanggapi fenomena cek Khodam yang viral. Dikutip dari laman resmi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Riyan menjelaskan istilah Khodam lebih dikenal dalam konteks mistis dan spiritual, digambarkan sebagai jin pembantu manusia.
Menurutnya, percaya dengan Khodam bertentangan dengan akidah tauhid. Terkait hukum ramalan Khodam dalam Islam, itu bisa dikategorikan sebagai syirik.
Berita Terkait
-
Terungkap! Deretan Artis Ini Dilindungi Khodam Sakti, Ada yang Diikuti Jin Lebay Sampai 7 Bidadari!
-
Heboh di Medsos, Pria di Madura Meninggal Usai Sawer Biduan, Netizen Kecam Penyelenggara
-
Mobil Dicoret Anak Sendiri dengan Batu, Sikap Sang Bapak Justru Banjir Pujian
-
Viral Penampilan Nyentrik Jemaah Haji Makassar Turun dari Pesawat, Bikin Pangling dengan Gaun Mewah dan Emas Berlapis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Gaming Murah Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Nama Jokowi dan Sri Mulyani Muncul di Epstein Files, Ternyata Begini Konteksnya
-
6 HP di Bawah Rp1,5 Juta untuk Kurir Paket, Awet Dipakai Navigasi GPS Seharian
-
Standar Baru Kenyamanan Memasak, Teknologi Kompor Listrik Ini Bikin Konsumen Kepincut
-
42 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 4 Februari 2026: Ada 15.000 Gems dan TOTY 115-117
-
Bidik Puncak Pasar Elektronik Nasional, AQUA Elektronik Pasang Target Jadi Nomor Satu di Indonesia
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
Game Ragnarok Origin Classic Resmi Diumumkan, Ajak Nostalgia ke Era Petualangan Murni
-
35 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Februari: Klaim Diamond, Puma Speedster, dan Efek Jujutsu
-
Registrasi SIM Card Pakai Biometrik, Nasib Pengguna HP Jadul Dipertanyakan