Suara.com - Seorang pria di Bangkalan, Madura meregang nyawa setelah memberikan saweran terhadap biduan di konser dangdut. Terlihat pria berpeci dengan hoodie abu-abu tersebut sempat terkapar di atas panggung.
Mengutip @Heraloebss, Rabu (26/6/2024) awalnya para penonton naik ke atas panggung untuk menikmati musik yang disajikan. Tampak dua orang pria yang mendekat ke arah penyanyi perempuan.
Saat satu pria mundur, lalu muncullah laki-laki berpeci tersebut dan mulai mengeluarkan uang untuk disawer ke biduan.
"MD saat berbagi rezeki, semoga diampuni dosa-dosanya, diterima amal ibadahnya dan untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan, amin," tulis caption video tersebut.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Belum diketahui pasti penyebab pria tersebut terjatuh dan tewas seketika di panggung konser.
Tak ayal sejumlah netizen pun bereaksi atas peristiwa yang terjadi. Tak sedikit yang menyebutkan bahwa kematian pria tersebut sesuai dengan kebiasaannya.
"Manusia meninggalkan dunia sesuai kebiasaan dia," tulis salah satu netizen.
"Waduh abis nyawer. Seandainya lagi nyawer anak yatim," celetuk lainnya.
Tak sedikit juga yang mengecam penyelenggara acara yang justru terus memainkan music padahal ada musibah yang dialami penonton di panggung.
Baca Juga: Kontroversi Kelulusan Sekolah: Anak SMA Wisuda Pakai Selempang Gelar MIPA Tuai Pro Kontra
"Krisis kemanusiaan, musiknya bukannya behenti malah lanjut terus kayak enggak punya otak dan hati," sebut lainnya.
"Bukannya berhenti dulu musiknya malah dilanjut," sindir lainnya.
Peristiwa meninggalnya seseorang dalam sebuah kegiatan besar kerap menjadi sorotan. Tak sedikit kamera amatir yang menangkap momen tersebut menjadi pengingat bagi penonton lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara