Suara.com - Huawei baru-baru ini mengungkap perkembangan OS serta mengumumkan hasil penjualan HP flagship. Menurut petinggi Huawei, sistem operasi mandiri buatan perusahaan, HarmonyOS, telah digunakan oleh 900 juta perangkat di tingkat global.
Jumlah tersebut meningkat pesat dibanding 750 juta perangkat HarmonyOS pada tahun sebelumnya. Huawei Consumer Business Chairman, Yu Chengdong, mengungkap bahwa 900 juta instalasi HarmonyOS tercapai pada Juni 2024.
Ia menambahkan bahwa jumlah developer yang bergabung dengan ekosistem HarmonyOS juga telah mencapai 2,54 juta. OS ini memainkan peranan penting di setiap bidang, baik itu smartphone, tablet, aplikasi, atau kategori mobil pintar.
Menurut klaim perusahaan, pengiriman Huawei Pura 70 series meningkat sebesar 68 persen secara YoY. Dikutip dari Xinhua dan Huawei Central, pengiriman perangkat wearable yang didukung HarmonyOS telah meningkat sebesar 38 persen dan berada pada posisi 1 teratas di pasar.
Pertumbuhan yang sama terlihat pada produk Smart Office sebesar 51 persen YoY. Mobil pintar seperti AITO M9 memimpin pasar mobil Cina berkat solusi EV berbasis HarmonyOS.
Dibanding tahun lalu, ketika Huawei membutuhkan waktu hampir 4 tahun untuk menyelesaikan 700 juta instalasi HarmonyOS, perusahaan kali ini mencapai angka 900 juta dengan perkembangan lebih baik.
Usai meluncur pada April 2024, Huawei Pura 70 series telah laku sebanyak 2 juta unit. Huawei Pura 70 series diprediksi mampu mencapai 10,4 juta pengiriman hingga akhir tahun.
Menurut firma riset Counterpoint, Huawei mengalami peningkatan pangsa pasar smartphone hampir 70 persen di China Pada Q1 2024, Huawei meraih pangsa pasar 15,5 persen dan bersaing ketat melawan Apple (15,7 persen) serta Vivo (17,4 persen).
Apabila digabung, Huawei (15,5 persen) dan Honor (16,1 persen) berhasil mendominasi pangsa pasar smartphone di China. Tak heran jika perangkat HarmonyOS melonjak mengingat smartphone Huawei juga laris manis.
Baca Juga: Oppo A3 Pro Rilis di India, Beda Spek dengan Versi Indonesia dan China?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
-
3 Cara Cek Battery Health di HP Android, Lengkap dengan Tips agar Awet
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris