Suara.com - Menunjang proses operasional bisnis agar lebih efektif, efisien dan lebih profitable, PT Tirta Asasta (Tirta Asasta), memanfaatkan solusi digital SWM dari Indibiz Energi.
Diakui oleh Direktur Operasional Tirta Asasta, Sudirman, Smart Water Meter (SWM) sangat membantu operasional bisnis, khususnya di tingkat pelanggan untuk proses pengukuran dan pemantauan konsumsi air secara real time.
“Kami sangat berterima kasih atas inovasi Smart Water Mater dari Indibiz Energi yang sangat
membantu operasional bisnis Tirta Asasta," ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (30/6/2024).
Dengan SWM ini, dia menambahkan, jumlah kubik air yang dikonsumsi di pelanggan terbaca secara akurat, realtime dan bisa mendeteksi secara dini jika terjadi kebocoran air pipa di instalasi pelanggan.
Sudirman melanjutkan, setelah Tirta Asasta menggunakan solusi digital SWM dari Indibiz Energi tersebut, jumlah pelanggan yang dijangkau juga semakin luas.
Dari sebelumnya hanya 1.000 pelanggan di beberapa kecamatan di Depok, kini bertambah menjadi 7.000 pelanggan yang dipantau secara real time menggunakan solusi digital dari Indibiz Energi tersebut.
“Awalnya kami hanya piloting 1.000 pelanggan di Depok, kemudian akan bertambah lagi sebanyak 7.000 pelanggan, jadi ada 8.000 titik pelanggan yang akan dikelola oleh kami dengan solusi digital Smart Water Meter dari Indibiz Energi ini,” lanjutnya.
Diakui Sudirman, manfaat lain yang dirasakan setelah menggunakan solusi digital dari Telkom
Group tersebut adalah brand image Tirta Asasta yang semakin baik di masyarakat.
“Secara operasional bisnis dan brand image kami semakin baik di mata masyarakat setelah
menggunakan solusi digital dari Indibiz Energi,” tambah dia.
Baca Juga: Cara Mengirim Lokasi Palsu Real Time di WhatsApp
Solusi digital Smart Water Meter dari Indibiz Energi menjadi pelengkap dari ekosistem Indibiz
yang dapat dimanfaatkan untuk para pebisnis di sektor energi, penyedia air dan manufaktur.
Harapannya, maka peluang digitalisasi bisnis semakin tercipta lebar dan memajukan perekonomian Indonesia dengan kekuatan sumber air, energi dan manufaktur yang berkualitas dapat terwujud.
Berita Terkait
-
Cara Mengirim Lokasi Palsu Real Time di WhatsApp
-
Pantau 6 CCTV Mudik Lebaran Real Time dari HP, Cari Rute Terbaik Hindari Macet!
-
Solusi Digital Indibiz Diterapkan dalam Dunia Kesehatan, Bantu Tingkatkan Kepuasan Layanan Pasien
-
SuperSpring Perkenalkan GPS Tracker dengan Kamera Pengintai
-
Google Akan Sajikan Statistik hingga Skor Real Time Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan