Suara.com - MIUI, skin Android khusus dari Xiaomi, dikemas dalam serangkaian fitur yang bertujuan untuk membuat pengalaman pengguna lebih baik.
Namun, pada saat yang sama, tidak sedikit pengguna yang merasa sebaliknya.
Sebelum melihat apa yang menjadi pemicunya, penting bagi kita untuk mengetahui apa itu MIUI.
MIUI adalah Android yang banyak dimodifikasi dan itu telah dilakukan oleh Xiaomi.
Muncul dengan banyak add-on dan tampilan berbeda yang membedakannya dari versi stok Android.
Sebenarnya, MIUI adalah skin Android yang paling dapat disesuaikan dengan fokus pada fitur dan tema yang ramah pengguna.
Dilansir dari laman Xiaomitime, Senin (1/7/2024), berikut lima krtikitan yang membuat MIUI tidak disukai pengguna hp Xiaomi:
1. Bloatware dan Iklan
Sebagian besar perangkat Xiaomi dilengkapi dengan aplikasi pra-instal yang tidak memberikan banyak manfaat bagi sebagian besar pengguna.
Baca Juga: Cara Mengaktifkan Notifikasi Cooldown di Android 15
Hal ini, memperlambat perangkat seiring waktu dan menghabiskan ruang penyimpanan penting.
Selain itu, MIUI diketahui telah dikritik karena iklannya di antarmuka pengguna dalam aplikasi sistem, sehingga banyak pengguna mengatakan bahwa ini adalah sebuah kesalahan.
2. Kustomisasi Berat
Meskipun penyesuaian tingkat mendalam seperti itu memang bisa menjadi berkah bagi banyak pengguna yang ingin mempersonalisasi perangkat mereka, versi Android MIUI sering disebut sebagai intrusi berlebihan.
Ada begitu banyak perbedaan pada tampilan Android bawaan sehingga hampir membuat penggunanya merasa lebih rendah dibandingkan desain Android yang lebih bersih dan murni.
Penyesuaiannya sangat berat sehingga peluncuran pembaruan baru lebih lambat dari biasanya, mengingat Xiaomi memerlukan waktu lebih lama untuk merombak MIUI agar selaras dengan versi Android terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Honor 600 Versi Global Muncul di Geekbench, Andalkan Snapdragon 7 Gen 4
-
50 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Maret 2026: Ada 700 Rank Up, Gems, dan Pemain UEFA
-
Resmi Rilis di Indonesia, Berapa Harga Samsung Galaxy A57 dan A37 Nanti?
-
Hargaa iPhone Terbaru Pasca Lebaran 2026, Naik hingga Rp1,5 Juta
-
58 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 Maret 2026: Raih Skin Beat, Desert, dan 8 Luck Royale
-
Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI Kelas Flagship dan Update hingga 6 Tahun
-
4 HP Murah Tahan Air Terbaru Maret 2026 dengan Sertifikasi IP68 dan IP69
-
PB ESI Bentuk Tim Nasional untuk Esports Nations Cup 2026
-
Siklon Menguat, 6 Wilayah Indonesia Terkena Dampak 26-27 Maret: Waspada Hujan Lebat!
-
5 Rekomendasi HP Harga 2 Jutaan dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar