Suara.com - 'Haji Thariq' menjadi fenomena viral tersendiri dalam beberapa hari terakhir. Terkait orang yang ingin dipanggil haji, Buya Yahya ternyata pernah berceramah mengangkat masalah tersebut.
Sebagai informasi, netizen berbondong-bondong meramaikan kolom komentar dengan menyebut 'Haji Thariq'. Meski bukan postingan milik keluarga Gen Halilintar, netizen masih saja melakukan spam komentar Haji Thariq di TikTok dan Instagram.
Topik terkait 'Haji Thariq 2 bulan' bahkan turut dibuat bercanda oleh anggota DPR saat rapat. Fenomena viral Haji Thariq bermula saat Geni Faruk dan Anofial Asmid (orangtua Atta Halilintar) meminta anaknya dipanggil dengan sebutan haji pada prosesi lamaran Thariq dan Aaliyah Massaid pada 23 Juni lalu.
Netizen menganggap bahwa permintaan penyebutan haji tak pantas dilakukan pada acara seperti itu. Sebagian yang lain menuding bahwa mereka gila hormat.
"Tadi sebut-sebut haji jadi ingat. Ini Thariq juga haji. Jadi waktu umur dua bulan sudah naik haji bareng kita. Baru selesai nifas..," kata Geni Faruk.
"Tapi itu belum dihitung haji mi," ucap Atta Halilintar. "Iya, tapi udah Haji Thariq. Terus di sana kalau Tawaf semua orang manggil nama dia, Thariq, Thariq," balas Geni Faruk.
Ibu dari Atta Halilintar itu lantas memberikan klarifikasi bahwa mereka saat itu hanya bercanda. Melalui video terpisah, Atta juga sempat mengatakan kepada Thariq terkait syarat haji harus sudah baligh atau dewasa.
Meski sudah klarifikasi, netizen masih saja mengolok-olok serta membuat bahan candaan terkait Haji Thariq.
Pendapat Buya Yahya Terkait Penyebutan Haji dan Orang yang Ingin Dipanggil Haji
Baca Juga: Viral! Pergoki Suami Selingkuh, Sikap Istri Ini Disorot
Buya Yahya pernah berceramah terkait tradisi penyebutan Pak Haji, Hajjah, atau Bu Haji sepulang menunaikan haji dari Tanah Suci.
Menurut Buya Yahya, orang sah-sah saja menyebut seseorang sebagai Pak Haji atau Bu Haji. Namun yang menjadi masalah, terdapat orang yang sangat ingin dipanggil haji dan gelisah karena tak dipanggil dengan sebutan itu.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah ini mengungkap bahwa setan bisa merusak hati manusia apabila sombong dan sangat ingin dipanggil haji. Untuk penyebutan haji sendiri tidak masalah karena dianggap sudah tradisi.
"Kalau kita melihat orang pulang haji kita harus husnuzan bahwa dia telah menjadi tamu Allah, orang yang dipilih oleh Allah. Kalau Anda senang melihat orang haji, itu tanda bahwa Anda bisa nyusul. Tapi kalau orang lihat haji, jadi dengki, 'ini siapa, haji gombal, dapat duitnya nggak jelas', oh ada yang lihat haji tuh marah-marah. Maka ketahuilah bahwa dia itu tidak bisa haji. Kemudian, karena tradisi di Indonesia sudah biasa ada Pak Haji, kalau ada orang haji ya, panggilah Pak Haji. Karena sudah menjadi kebiasaan, nanti tidak enak," kata Buya Yahya saat ceramah pada tahun lalu.
Di sisi lain, bagi orang yang sudah pulang dari haji, mereka sebaiknya jangan terlalu berharap dipanggil haji.
"Cuma kalau kita sudah haji dan tidak dibilang Pak Haji, ya nyantai saja. Jangan bilang saya sudah haji loh. Itu tiket undangan bisa dirobek gara-gara perkara Pak Hajinya tuh. 'Enak aja mahal-mahal nggak ada hajinya', Mashaa Allah. Jadi gelar haji itu seakan penting banget. Begitulah setan merusak hati kita. Jadi kalau Anda ingin dipanggil haji sebaiknya biasa saja deh, memang aslinya dari lahir nggak pakai 'H' kok. Nama dari bapak saya nggak pakai H kok. Menjaga hati itu terpenting. Jaga hati orang, jangan sampai dia sakit hati. Jaga hati kita agar tidak sombong. Jangan marah, jangan sedih, jangan gelisah kalau tidak dipanggil Pak Haji," ucap Buya Yahya dikutip dari kanal YouTube resminya.
Berita Terkait
-
Jejak Digital Aaliyah Massaid Gagal Bedakan Maghrib dan Tarawih, Viral Lagi Usai Thariq Ngaku Jauh dari Tuhan
-
Fantastis! Segini Perkiraan Biaya Pernikahan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid di Hotel Mewah
-
Bukan Thariq Halilintar, Ini Deretan Prince of Brunei yang Sebenarnya: Ada Pangeran Mateen Juga
-
Sudah 93 Ribu Lebih Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis