Suara.com - Salah satu perusahaan starup, Jangjo, melihat potensi daur ulang sebagai salah satu solusi atasi sampah.
Startup ini menyediakan solusi pengolahan sampah melalui Jangjo Zero Waste Integrated (JOWI) System.
Semua sampah yang dikumpulkan, dipilah, kemudian diproses menjadi barang-barang bernilai, seperti Refuse Derived Fuel (RDF) atau Solid Recovered Fuel (SRF), barang-barang bernilai lainnya.
Co-founder dan Chief Operation Officer (COO) Jangjo, Eki Setijadi, menuturkan bahwa JOWI memiliki berbagai keunggulan.
"Compact system yang dapat menghemat penggunaan lahan hingga 70 persen, pendekatan mixed waste friendly," ujarnya di Jakarta, belum lama ini.
Dia menambahkan, sampah yang dikumpulkan hanya membutuhkan pemisahan sederhana namun diolah secara efisien dan efektif.
Kemudian, memberikan laporan hasil berbasis manfaat yang dihasilkan dari pengolahan sampah melalui impact report.
Menurut Eki, perusahaannya mengerjakan riset dan pengembangan untuk mengolah bahan bernilai, salah satunya bahan bakar dan furniture seperti meja.
"Produk furniture keluaran Janjo telah digunakan menjadi dekorasi di sebuah kafe," ujarnya.
Baca Juga: G20: Indonesia Dorong Teknologi Inklusif, Tak Ada Pekerja yang Tertinggal!
Dia menjelaskan, material 3,5 ton di kafe itu terbuat dari sampah, salah satunya untuk decking lantai.
"Ini lebih bagus dari kayu karena anti keropos dan kuat," kata Eki.
Sistem ini pun sudah dimanfaatkan oleh berbagai mall dan hotel seperti Plaza Indonesia, FX Mall, SCBD Park, Hotel Aston Pluit, serta beberapa komplek perumahan lainnya.
Jangjo memiliki fokus pada solusi pengelolaan sampah untuk mengurangi persoalan sampah dengan mengimplementasikan strategi dan teknik yang dirancang dengan teknologi canggih.
Jangjo menyediakan kebutuhan yang menyeluruh untuk persampahan mulai dari edukasi, pengangkutan terpilah, pengolahan zero waste to landfill untuk sampah rumah tangga, dan pelaporan yang komprehensif termasuk dampak lingkungan.
"JOWI System dapat diaplikasikan di berbagai daerah di Indonesia dan secara efektif mampu mengubah sampah menjadi material yang lebih berguna," tutup Eki.
Berita Terkait
-
BMW dan DeepDrive Membuka Jalan Menuju Masa Depan Mobil Listrik yang Revolusioner
-
LUMIX S9 Resmi Diluncurkan di Indonesia, Jadi Teman Stylish Content Creator dengan Beragam Fitur Unggulan
-
EERA: Rahasia Suspensi Pintar di Balik Kegagahan Honda Africa Twin Terbaru
-
Gilga Sahid Beri Mobil Mewah ke Happy Asmara: Begini Canggihnya Teknologi Hyundai Palisade
-
Perkuat Ekosistem Startup, BNI Ventures Luncurkan BNV Arcade
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali