Suara.com - OPPO tetap akan menggunakan strategi meluncurkan ponsel di semua segmen. Baik untuk segmen flagship, segmen midrange, dan segmen entry level.
Sebagai cara OPPO untuk tetap eksis dan menjaga pertumbuhan bisnisnya di 2024.
Hal tersebut diungkapkan oleh Head of PR OPPO Indonesia Arga Bima Jaksana Putra, Rabu 31 Juli 2024.
Menurut dia langkah itu tetap dijaga, karena terbukti menjadikan OPPO tetap menjadi salah satu pemimpin pasar ponsel pintar di tahun-tahun sebelumnya.
"Kami tetap ingin mengisi semua segmen pasar. Jadi gak ada fokus harus ke segmen low saja, atau segmen flagship saja, atau segmen mid saja," kata Arga.
Dalam dua tahun terakhir, Arga mengaku memang OPPO getol menggencarkan pemasaran produk flagship-nya mulai dari merilis OPPO Find N Flip dan akhirnya disusul dengan kehadiran generasi-generasi penerusnya seperti OPPO Find N2 Flip, OPPO Find N3, dan Find N3 Flip.
Meski begitu, OPPO tidak melupakan untuk merilis produk-produk baru untuk lini kelas menengah dan kelas pemula seperti misalnya merilis Reno10 series untuk kelas midrange, OPPO A78 hingga OPPO A38 di 2023.
Maka dari itu, untuk di 2024 OPPO Indonesia menurut Arga masih akan terus menggunakan strategi serupa untuk menjaga pertumbuhan bisnisnya.
"Kenapa OPPO bisa terus ada sebagai market leader di 2022 dan 2023 pun karena kami kasih produk yang lineup-nya bisa mengisi di setiap segmen, jadi tidak ada yang sengaja kami fokuskan kalau kami mau fokus cuma di flagship atau segmen lain gitu," katanya.
Baca Juga: Mulai Rp6 Jutaan, Rasakan Kecanggihan AI Generatif di OPPO Reno12 Series 5G
Dalam laporan perusahaan riset Counterpoint untuk Q1 2024 di Indonesia, OPPO masih masuk sebagai lima besar pemimpin pasar ponsel pintar bersama dengan Samsung, Xiaomi, vivo, dan realme.
Bisa dibilang hasilnya di Q1 2024 kurang memuaskan karena untuk pengiriman ponsel OPPO karena terdapat penurunan 17 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya atau pada Q1 2023.
Menurut Counterpoint, penurunan di Q1 2024 tersebut terjadi karena OPPO mengurangi penjualan di segmen entry-level pada periode tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kuota Internet Adalah Hak Milik! MK Wajibkan Operator Sediakan Opsi 'Anti-Hangus'
-
BGN Bongkar Pelanggaran SOP MBG, Dapur Kedapatan Memasak Terlalu Cepat
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Hari Ini Naik: Antam Menguat, UBS Paling Tinggi
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Apa Tema Hari Pramuka 2026? Ini Makna dan Filosofi Logo Resminya
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Purbaya Mau Tarik Uang Investor Global dari Dubai ke Indonesia lewat PFII
-
Fenomena 'Makan Tabungan', Potret Rapuhnya Ketahanan Kelas Menengah