Suara.com - Pengguna HP Android membutuhkan lebih banyak RAM untuk membuka aplikasi. Untuk alasan ini, Xiaomi memiliki fitur baru yang disebut Ekstensi Memori untuk membantu pengguna memiliki lebih banyak RAM yang tersedia di perangkat.
Namun, masih banyak pengguna HP Xiaomi yang tidak mengerti tentang fitur Ekstensi Memori di Xiaomi. Berikut ini penjelasan lengkap dan apakah pengguna harus mengaktifkannya:
Penjelasan Ekstensi Memori Xiaomi
Sama seperti komputer yang membuat memori virtual agar dapat digunakan saat beban berat, fitur ini juga disebut sebagai memori virtual. Hal ini didasarkan pada penggunaan sebagian penyimpanan hard disk sebagai penyimpanan Flash (RAM).
Pada saat itu, produsen ponsel ingin melakukan hal yang sama dengan menerapkan ekspansi memori virtual. Xiaomi pun tak ingin ketinggalan dan melakukan hal yang sama. Sejak MIUI 12.5, Xiaomi telah menyertakan fungsi ini di beberapa smartphone.
Cara mengaktifkan Ekstensi Memori di Xiaomi
Mengaktifkan Ekstensi Memori pada Xiaomi cukup mudah karena pengguna dapat menemukannya dalam pengaturan tambahan di sistem Xiaomi. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:
- Buka Settings di ponsel Xiaomi.
- Pilih Additional Settings.
- Gulir ke bawah hingga menemukan opsi Memory Extension.
- Jika pengguna memilih untuk mengaktifkannya, maka sistem perlu di-boot ulang, menambahkan 3GB Ram ke dalam sistem.
Jika pengguna ingin menonaktifkan fungsi tersebut, maka restart harus dilakukan lagi.
Alasan mengaktifkan Ekstensi Memori di Xiaomi
Baca Juga: Jangan Protes! Ini Alasan Xiaomi Mempersingkat Pembaruan Software
Mengaktifkan fitur ini akan membantu mengelola RAM perangkat dengan lebih baik dan juga akan mempercepat sistem operasi, membuat aplikasi lebih mampu berjalan mulus di ponsel.
Alasan tidak mengaktifkan Ekstensi Memori di Xiaomi
Meskipun fitur ini berguna untuk ponsel dengan RAM kecil, namun Ekstensi Memori dapat memperlambat aplikasi lain seperti game.
Dengan menggunakan memori penyimpanan dan bukan RAM, aplikasi yang menggunakan RAM biasanya berjalan lebih lancar sehingga pengguna mendapatkan eksekusi yang lebih baik.
Sebaliknya, jika pengguna menjalankan game di memori penyimpanan, karena kecepatannya tidak secepat itu, game tersebut tidak akan berjalan lancar.
Namun jika pengguna memiliki HP Xiaomi yang tidak terlalu sering digunakan untuk bermain dan pengguna memiliki ruang penyimpanan yang cukup, maka disarankan untuk mengaktifkan fitur ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
LG Roadshow 2026 Ungkap Tren Monitor Modern, dari UltraWide hingga Smart Monitor
-
4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
-
Vivo X Fold 6 Siap Guncang Pasar HP Lipat, Kamera 200 MP dan Baterai 6.900 mAh Jadi Andalan
-
Saat Sepak Bola Bertemu Teknologi, SSD Edisi Argentina Hadir untuk Era Konten Digital
-
4 Rekomendasi Smartwatch Desain Stylish, Cocok buat Olahraga atau Nongkrong
-
Dari Narik Ojol ke Bangku Kuliah, Gojek Berangkatkan Mitra Driver Kuliah Gratis di UI hingga UGM
-
Asus ROG Zephyrus Duo Resmi Meluncur, Laptop Rp129 Juta dengan Dua Layar OLED dan RTX 5090
-
5 Cara Menghilangkan Iklan di HP Android agar Lebih Nyaman dan Bebas Gangguan
-
Terpopuler: Cara Nonton Piala Dunia 2026 di HP, Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin
-
Mengapa Peluncuran GTA 6 Begitu Lama? CEO Take-Two Kembali Buka Suara