Suara.com - Tagar #KawalPutusanMK masih bergema di X dalam beberapa hari terakhir. Diduga terdapat buzzer yang mencoba menjegal tagar trending Peringatan Darurat dan #KawalPutusanMK.
Sejumlah akun fanspage dengan follower ratusan ribu hingga lebih dari 1 juta mengaku mendapat tawaran menggiurkan. Tak tanggung-tanggung, mereka dijanjikan uang dalam nominal fantastis untuk mengganggu tagar #KawalPutusanMK.
Data Drone Emprit sendiri menilai bahwa hashtag #KawalPutusanMK terhitung sukses sehingga viral di media sosial. Meski terdapat upaya penjegalan dari buzzer, namun tagar tersebut berhasil menciptakan gerakan masif baik di media sosial maupun lapangan.
Akun @siimpersons membagikan tangkapan layar mengenai tawaran untuk menjadi buzzer. Sebagai informasi, 'Peringatan Darurat Garuda Biru' menggema pada 22 hingga 24 Agustus 2024.
Sejumlah tokoh publik, komika, hingga pegiat media sosial ramai mendukung gerakan 'Indonesia Darurat' dan #KawalPutusanMK. Pantauan melalui Trends24.in, tiga tagar utama seperti #KawalPutusanMK, #TolakPilkadaAkal2an, dan #TolakPolitikDinasti mencapai lebih dari 5 juta cuitan pada Kamis (23/08/2024) lalu.
Buzzer diduga mencoba melawan tagar #KawalPutusanMK dengan hashtag tandingan berupa 'Indonesia Baik Baik Saja'. Tangkapan layar yang diunggah oleh @siimpersons mengungkap tawaran untuk menjadi buzzer dengan nominal fantastis.
Tak tanggung-tanggung, nilai kontrak bahkan mencapai lebih dari 25 juta untuk dua kali posting saja. "Saya mau titip campaign boleh nggak mas? Instagram Rp 10 juta, TikTok Rp 15 juta. Total Rp 25 juta untuk 2 kali posting saja," bunyi keterangan pada tangkapan layar yang viral di media sosial.
Akun @jawafess (1 juta follower) dan Si Juki (@JukiHoki, 182 ribu follower) juga mengunggah postingan yang mengindikasikan terdapat buzzer.
"Per malam ini Jawafess dapat brief untuk memecah suara dukungan terhadap aksi besok. Nilainya bombastis dan masih dapat voucher gratis ini itu. Kami tolak. Tapi ada ratusan KOL di luar sana. Kawal terus lur. Akan ada banyak impostor. Hati hati," tulis akun @jawafess saat mengawal tagar #KawalPutusanMK.
Baca Juga: Silsilah Keluarga Duta Sheila on 7, Ternyata Ada Garis Keturunan Pahlawan Nasional?
Ketika ditanya mengenai nominal, akun tersebut menjawab bahwa paket kontrak diduga bernilai fantastis.
"10 tweet bisa bikin pensiun dan menikmati hidup dari bunga bank. Tebak aja lur wkwk," ungkap @jawafess. Meski nominal belum dikonfirmasi, namun itu ditaksir mencapai ratusan juta hingga Rp 1 miliar.
"Buzzer mungkin sedang rapat merancang narasi. Sedangkan finance-nya sedang menghitung nilai kontrak dan durasi campaign. Mereka bilang aksi rakyat adalah barisan sakit hati. Lalu rakyat tak peduli, percaya saja lalu lupa. Kembali scroll media sosial dan menikmati konten orang kaya yang pamer harta. Sedang dirinya dijepit kemiskinan yang disebabkan keapatisan pada keadaan," cuit @JukiHoki.
Monash Data & Democracy Research Hub (MDDRH) merilis data ke media tentang upaya menenggelamkan ajakan terkait #KawalPutusanMK pada 22 Agustus 2024.
Mereka mencatat terdapat 28 ribu cuitan dari 13 ribu pengguna yang membahas kontra narasi. Ajakan buzzer tak terlalu efektif mengingat netizen dan akun publik justru melawan kontra narasi. Topik #KawalPutusanMK terbukti sukses dan bahkan melahirkan tagar lain seperti #IndonesiaEmergencyDemocracy dan #MenjagaPutusanMK.
Berita Terkait
-
Sopan Santun Dipertanyakan, Pria Ini Didorong dan Dilabrak Polwan
-
Labrak Orang Makan Gegara Dicap Tak Sopan, Polwan Putri Cikita "Duta Sopan Santun" Auto Viral!
-
Tak Posting Peringatan Darurat, Erina Gudono Kembali Dihujat : Apalah Artinya S2 Social Justice
-
Gaya Hedon Erina Gudono Menantu Jokowi, Koleksi Tas Mewah Seharga Mobil
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!