Suara.com - Raffi Ahmad menjadi salah satu tokoh publik yang menjadi target boikot netizen usai dituding pro pemerintah di tengah isu RUU Pilkada. Karena aksi boikot ini, pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina mengalami penurunan angka followers Instagram yang cukup drastis.
Laman Social Blade menyebut bahwa angka followers Instagram Raffi Ahmad turun drastis sebesar 145 ribu dalam 30 hari terakhir. Angka ini memang cukup fantastis dan memiliki efek yang cukup berpengaruh untuk Raffi Ahmad yang dikenal sebagai pemilik pengikut Instagram terbanyak di Indonesia.
Dalam keterangan resminya, Raffi Ahmad justru membantah kabar yang menyebut bahwa penurunan jumlah followers Instagram miliknya ini karena aksi boikot yang dilakukan oleh netizen.
Suami Nagita Slavina ini mengaku jika penurunan angka followers Instagram ini karena dirinya sedang melakukan aksi bersih-bersih. Dirinya juga menyebut jika ada penyusup yang tidak menyukainya dan berniat untuk menjatuhkannya.
"Kalau followers turun memang kita ada bersih-bersih. Bersih-bersihin itu ada namanya kalau kita lihat di Instagram. Di dalamnya juga ada penyusup yang tidak suka sama aku, mau menjatuhkan aku," ujar Raffi Ahmad.
Pernyataan Raffi Ahmad terkait jumlah followers Instagram yang turun drastis ini lalu menuai berbagai komentar dari netizen. Banyak yang justru menanggapi hal ini dengan nyinyir di media sosial.
"Lawak banget malah nyalahin orang, minimal introspeksi diri wkwk" balas netizen.
"Penyusup apanya kocak, emang banyak yang gak suka sama lo" komentar akun lainnya.
"Bebal amat sih Raffi, nyalahin yang lain terus, introspeksi dirinya kapan?" ungkap netizen.
Baca Juga: Alasan Soimah Berbulan-bulan Rehat dari Dunia Hiburan: Mungkin Ini Teguran...
"Lu diboikot dik!" tulis akun lainnya menanggapi pernyataan Raffi Ahmad.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital