Suara.com - CEO PT Smartfren Telecom Tbk. Merza Fachys membagikan perkembangan terbaru dalam proses merger antara Smartfren dan XL Axiata.
Menurut Merza, penggabungan kedua perusahaan ini masih dalam proses uji tuntas atau due diligence. Namun, proses due diligence tersebut saat ini sudah mendekati tahap akhir dan diharapkan laporan akhir akan segera keluar.
"Proses due diligence (uji tuntas) ini sudah mendekati final, jadi kita harapkan mudah-mudahan segera akan keluar final report dari tim yang melakukan due diligence. Dari final report itu nantinya tentu kedua belah pihak para pemegang saham akan melakukan diskusi-diskusi berdasarkan data-data yang ada di dalam hasil due diligence," ucap Merza saat ditemui di acara Gedor Kampus Jakarta sebagai salah satu pembicara, pada Selasa (17/9/2024).
Lebih lanjut, diskusi yang dilakukan para pemegang saham akan didasarkan pada due diligence yang membahas terkait struktur.
Selain itu, untuk nama baru atas hasil merger tersebut pun belum diputuskan. Pihaknya masih menunggu penandatanganan perjanjian merger.
"Kalau diskusi itu terjadi, segera ada kesimpulan yang kemudian kita harapkan ditandatanganinya yang namanya perjanjian merger. Kalau perjanjian merger udah tanda tangan, tinggal proses-proses perizinan dan lain-lain," tambah Merza.
Dengan garis Waktu seperti itu, Merza berharap bahwa proses tersebut akan selesai pada akhir tahun dan model baru dapat diperkenalkan pada tahun baru.
"Mudah-mudahan kalau bisa tahun baru sudah model baru. Namun, proses perizinan tentu akan memakan Waktu," timpalnya.
Sebelumnya, XL Axiata dan Sinar Mas telah menandatangi nota kesepahaman (MOU) tidak mengikat untuk menjajaki merger antara XL dan Smartfren pada Mei 2024. Penggabungan ini ditujukan untuk menyediakan layanan telekomunikasi yang lebih baik.
Baca Juga: Erick Thohir Jamin Peleburan AP I-AP II Tak Berefek PHK
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 1 Maret 2026, Klaim Pemain Ramadan 115-117 dan 2.000 Gems
-
Terpopuler: 6 HP Tahan Banting buat Jangka Panjang, Samsung Galaxy S26 Bisa Dicicil Rp600 Ribu
-
Link Download Kumpulan Nada Dering Alarm Sahur dengan Suara Unik
-
35 Kode Redeem FF Terbaru 28 Februari 2026: Banjir Skin SG2, Bundle Langka, hingga Diamond Gratis
-
Huawei Watch Ultimate 2 Segera Rilis di Indonesia: Selam 150 Meter dengan Fitur Pesan Bawah Laut
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI