Suara.com - Meningkatnya kencan daring (online dating) telah menciptakan lahan subur untuk manipulasi, dan di dunia digital saat ini, mudah untuk memercayai seseorang yang belum pernah ditemui secara langsung, berbagi detail pribadi atau foto-foto intim sebelum benar-benar memahami siapa mereka.
Sayangnya, keterbukaan ini sering dieksploitasi. Baik melalui penyalahgunaan foto-foto intim, stalkerware, atau deepfake, para pencari jodoh daring semakin rentan terhadap bahaya yang tidak umum terjadi di beberapa dekade lalu.
Dengan mengingat hal itu, berikut adalah uraian tiga ancaman teratas yang harus diwaspadai.
1. Foto pribadi, adalah public nightmare: ancaman penyalahgunaan gambar yang terus
meningkat
Penyalahgunaan gambar intim (Intimate image abuse/IIA), atau "pornografi balas dendam" adalah bentuk penyalahgunaan digital yang berbahaya.
Seiring dengan semakin lazimnya berbagi gambar intim, banyak orang merasa aman saat memercayai pasangan atau pasangan daring dengan foto pribadi.
Dalam survei "Naked Truth" Kaspersky melibatkan 9.000 orang, hampir setengahnya melaporkan pernah mengalami atau mengenal seseorang yang memiliki pengalaman penyalahgunaan gambar intim.
2. Saat aplikasi memata-matai: ancaman stalkerware
Stalkerware adalah perangkat lunak yang secara diam-diam melacak lokasi, pesan, dan aktivitas harian seseorang, yang sering kali disamarkan sebagai alat antipencurian atau kontrol orangtua tetapi digunakan untuk tujuan berbahaya.
Baca Juga: 5 Smartphone RAM Besar Harga 3 Jutaan, Cocok untuk yang Suka Main Game
Pada 2023, lebih dari 31.000 kasus stalkerware teridentifikasi secara global, jumlah ini meningkat 6 persen dari tahun sebelumnya.
Negara-negara yang paling terdampak termasuk Jerman, Prancis, dan Inggris.
Selain stalkerware, alat seperti pelacakan GPS dan media sosial juga disalahgunakan, dengan 34 persen orang mengaku memeriksa profil teman kencan mereka sebagai "proses uji tuntas".
3. Membangun Ruang Digital yang Lebih Aman
Edukasi yang ditargetkan untuk anak laki-laki dan pria dewasa sangat penting untuk mengatasi penyalahgunaan gambar intim, penguntitan, dan pelecehan.
Seiring teknologi mereformasi cara manusia dalam menjalin hubungan, kita harus tetap terinformasi dan waspada untuk melindungi diri dari ancaman yang berkembang seperti penyalahgunaan gambar, stalkerware, dan deepfake.
Berita Terkait
-
Survei: 13 Persen Orang Tidak Menghapus Dokumen dan Aplikasi Sama Sekali
-
Tips Membuat Desain Kemasan Produk yang Eye Catching
-
10 Bio Andalan Pengguna Aplikasi Kencan Online di Indonesia
-
Lagi Patah Hati? Simak 4 Cara Move On Lewat Aplikasi Kencan Online
-
Tips Tampil Menarik di Aplikasi Kencan Online: Jadi Diri Sendiri Saja!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
53 Kode Redeem FF 20 Maret 2026 untuk Klaim SG2 Lumut dan Bundle Joker
-
9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
-
Spesifikasi PC Crimson Desert, Game Aksi Open World Terbaru dengan Aksi Brutal
-
Kenapa Sinyal Internet Lemot saat Lebaran? Begini 5 Cara Mengatasinya
-
10 Cara Merapikan Kabel dan Charger agar Tidak Ruwet
-
Saingi MacBook, Laptop Premium Xiaomi Book Pro 14 Dibanderol Rp19 Jutaan
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan Chipset Snapdragon Terbaik 2026
-
Tak Lagi Rumor, Starfield Bakal Meluncur ke PS5 Bulan Depan
-
Huawei Mate 80 Pro Resmi ke Pasar Global: Andalkan Sensor Premium dan Cincin Kamera Ikonis
-
Arab Saudi Kini Kuasai 10 Persen Saham Capcom, Langkah Agresif Putra Mahkota di Dunia Game