Suara.com - Tifauzia atau yang dikenal sebagai dokter Tifa baru-baru ini mengungkap fakta mengejutkan mengenai dugaan akun Kaskus Fufufafa mengalami gejala Skizofrenia. Hal ini karena salah satu unggahannya yang terlihat obsesif dengan Prabowo Subianto.
Melalui laman X miliknya, sosok ahli saraf ini menyoroti salah satu postingan akun Kaskus Fufufafa yang ia unggah pada 21 Juli 2014 pada pukul 23.51 WIB. Berdasarkan postingan tersebut, dirinya diduga mengalami gejala Skizofrenia.
Menurut dokter Tifa, di waktu tengah malam ini, sosok pemilik akun yang diduga adalah Gibran Rakabuming ini masih memikirkan Prabowo. Hal tersebut merujuk pada gejala Obsessive Compulsive Disorder.
Kondisi ini menujukan tanda dan gejala Gangguan Proses Berpikir karena membayangkan sesuatu yang tidak masuk akal. Keadaan ini nampak dalam tulisan Fufufafa yang membayangkan Prabowo tengah mendaki Gunung Semeru.
"Saya lagi membayangkan Prabowo mendaki Semeru. Terus pas sampai di puncak, dia mengibarkan bendera merah putih lalu dia berteriak "Titiek, kembalilah ke pelukanku"" tulis akun Kaskus Fufufafa.
Menurut dokter Tifa, kesedihan Prabowo yang bercerai dan hidup sendiri rupanya dianggap oleh pemilik akun Kaskus Fufufafa sebagai hal yang layak untuk dihinda dan dijadikan bahan ejekan.
Imajinasi panjang akun Kaskus Fufufafa ini dipandang oleh ahli saraf tersebut sebagai pikiran delusif dan halusinatif. Dokter Tifa menyebut bahwa analisa panjang ini rupanya berdasarkan ilmu Behavioral Neuroscience.
"Ketika anda jadi tahu bagaimana rusaknya cara berpikir psikopat skizofrenik seperti otak Fufufafa ini, maka sama sekali tidak ada kelucuan pada postingan ini" tulis dokter Tifa melalui akun @DokterTifa.
Unggahan dan penjelasan panjang dokter Tifa terkait dugaan akun Kaskus Fufufafa alami gejala Skizofrenia ini lalu menuai berbagai komentar dari netizen usai cuitannya viral di X.
"Waduh, bahaya ini" tulisnya.
"Yang ada di otak Fufufafa kok jelek banget sih" balas netizen.
"Sepertinya Fufufafa punya imajinasi" komentar akun lainnya.
"Kepribadian ganda, karena saat ini sedang menampilkan peran sebagai anak manis" ungkap netizen.
Berita Terkait
-
Senyum Santai Puan Soal Isu Pengganti Gibran Jadi Wapres Prabowo: Ya Udah..
-
Viral Pidato Toleransi di Gereja, Gaya Kaesang Pakai Jam Tangan Rp 300 Juta Tuai Kritik
-
Sempat Foto Bareng Gibran, Publik Sebut Penangkapan Andrew Andika Cuma Pengalihan Isu Fufufafa?
-
Selvi Ananda Pakai Tas Seharga Rumah, Seleranya Digunjing Netizen: Jelek
-
Tagar #FufufafaAibNasional Rajai Trending di X, Netizen Minta Gibran Klarifikasi
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?