Suara.com - Kaos bertuliskan 'Korban Mulyono' viral di media sosial untuk menyindir aksi Kaesang beberapa waktu lalu. Semakin panas, kini muncul kaos tandingan bertema 'Rakyat Mulyono'.
Sayang, kaos Rakyat Mulyono kurang laku jika dibandingkan dengan t-shirt Korban Mulyono. Meski sudah didiskon hingga 40 persen, kaos Rakyat Mulyono hanya terjual puluhan kali.
Kehebohan bermula usai Kaesang mengenakan rompi bertuliskan 'Putra Mulyono' ketika blusukan pada bulan lalu. Mulyono sendiri merupakan nama kecil dari Presiden RI Joko Widodo.
Nama tersebut trending bersamaan dengan viralnya tagar KawalPutusanMK. Utas yang dibagikan oleh @BosPurwa dan @sahabatICW viral di X untuk menyindir Kaesang.
"Jangan biarkan Kaesang sendirian. Nih, desain yang cocok buat menemani dia," tulis @sahabatICW. Postingan tersebut turut menawarkan kaos bertuliskan Korban Mulyono dengan harga Rp 140 ribu.
Pantauan melalui beberapa platform e-commerce, kaos Korban Mulyono laris manis karena terjual lebih dari 250 buah dalam 3 hari saja. Berbanding terbalik, kaos Rakyat Mulyono baru terjual 55 kali.
Kaos Rakyat Mulyono awalnya dibanderol sebesar Rp 110 ribu. Usai mendapatkan diskon, harga kaos tersebut berkisar Rp 43 ribu hingga Rp 75 ribu.
Meski harga dipotong hampir setengahnya, namun kaos tersebut masih kalah laku dibanding t-shirt 'Korban Mulyono'.
Kaos Rakyat Mulyono diviralkan oleh akun X @xquitavee dan akun TikTok @ndoisme. "Kalian boleh kok nggak suka dan benci dengan Jokowi, sebaliknya saya juga boleh dong suka dan cinta dengan Jokowi," ungkap @ndoisme.
Baca Juga: Lirik Lagu Tik Tok Kesha dan Maknanya yang Viral
Akun @alien.sablon.5010 yang berdomisili di Solo mengklaim bahwa kaos Rakyat Mulyono sudah diproduksi hingga kloter ketiga. Meski begitu, keterangan pada Tokopedia mengungkap bahwa kaos tersebut hanya dipesan puluhan kali. Postingan terkait Rakyat Mulyono mendapat beragam komentar dari netizen.
"Buat lap mobil, cepet meresap ndak ya," nyinyir @t*s*y.
"Yah sepi kan yang beli," @Go*H**lyn.
"Aku mau bikin kaos bertuliskan Korban Mulyono Nipunegoro," ungkap @ad**g*r.
"Terima kasih Jokowi. Program paling saya rasakan adalah KIS. Karena saat istri lahiran tidak bayar di rumah sakit," pendapat @ma**a*t.
"Mau beli tapi takut tetangga kejang-kejang," bela @id**an**nita.
Berita Terkait
-
Kejanggalan Tanggal di Ijazah Jokowi Picu Perdebatan Netizen: Membingungkan..
-
Gibran Rakabuming Ulang Tahun, Cuitan Kaesang Pangarep yang Jadi 'Kunci' Akun Fufufafa Viral Lagi
-
"Toleransi Rasa Fufufafa?" Warganet Kritik Tajam Pernyataan Kaesang Soal Gibran
-
Koleksi Outfit Mewah Erina Gudono, Punya Ikat Pinggang Seharga 2 Kali UMR Jakarta
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard