Suara.com - Bayangkan Anda sedang berada di puncak gunung, angin sepoi-sepoi menyapu wajah Anda, dan pemandangan spektakuler terbentang di depan mata. Di tengah keindahan alam ini, mendadak muncul hasrat menggebu-gebu untuk melukis, membuat sketsa atau menciptakan mahakarya seni.
Anda lalu membuka tas ransel dan mengeluarkan ASUS ProArt PZ13 (HT5306). Copilot+ PC ASUS yang satu ini merupakan sahabat setia Anda dalam setiap petualangan outdoor. Mengapa?
Laptop yang satu ini merupakan laptop detachable yang bisa berubah fungsi menjadi tablet. Desainnya memungkinkan pengguna untuk mendapatkan fleksibilitas maksimal saat berada di luar ruangan untuk berkreasi. Ia menggunakan layar sentuh resolusi 3K OLED dengan akurasi warna tertinggi, yang juga sudah dilengkapi dengan stylus rechargeable yang sangat presisi. Lalu, apa hanya itu?
Desain Tangguh dan Portabel
ASUS ProArt PZ13 memiliki rating IP52 dan telah lulus uji standar militer, menjadikannya tahan debu dan percikan air. Rating IP52 yang dimiliki, menunjukkan bahwa perangkat ini terlindungi dari partikel debu dalam jumlah tertentu sehingga tidak sampai mengganggu operasi normal.
Tak hanya itu, ia juga dipastikan dapat terlindungi dari tetesan air yang jatuh secara vertikal ketika casing dimiringkan hingga 15 derajat selama 10 menit, dengan volume air yang setara dengan intensitas hujan gerimis rintik-rintik dengan intensitas hingga 3mm per menit. Ini tentunya sangat penting bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan, terutama di alam terbuka.
Selain IP Rating, yang satu ini juga diklaim sudah lolos uji ketahanan militer US MIL-STD 810H. Sertifikasi US military grade adalah serangkaian tes yang dirancang oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat untuk mengevaluasi ketahanan perangkat terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Dengan sertifikasi ini, perangkat ini akan tetap berfungsi dengan baik meskipun digunakan dalam kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti suhu tinggi di gurun atau suhu rendah di pegunungan. Perangkat ini juga lebih tahan terhadap benturan dan jatuh, serta partikel debu dan pasir yang dapat merusak komponen internal.
Sesuai untuk Pacinta Aktivitas Outdoor
Baca Juga: Tablet Gaming Lenovo Siap Meluncur Akhir September 2024, Bawa Deretan Spesifikasi Garang!
Ditenagai oleh prosesor Snapdragon® X Plus dengan 45 TOPS NPU, laptop ini mampu menjalankan aplikasi berbasis AI dengan efisien. Semua dijalankan tanpa banyak mengorbankan daya tahan baterai sebesar 70Whrs yang tertanam di dalamnya.
Teknologi ARM membuat prosesor mampu bekerja dengan efisiensi energi yang sangat baik sehingga membuat masa aktif baterai laptop tablet ini menjadi hingga 10 sampai 12 jam, tergantung aktivitas yang dilakukan. Ini berarti Anda dapat bekerja lebih lama tanpa perlu sering mengisi daya, sangat cocok untuk perjalanan panjang.
Fitur Copilot+ PC dan aplikasi berbasis AI membantu meningkatkan produktivitas dan kreativitas pengguna. Dengan dukungan AI, tugas-tugas seperti pengeditan video, rendering 3D, dan desain grafis menjadi lebih cepat dan mudah. Apalagi kalau software yang digunakan sudah optimal dengan platform ARM.
Meskipun hanya memiliki dua port USB-C dan slot kartu SD, ASUS ProArt PZ13 tetap menawarkan konektivitas yang cukup untuk kebutuhan kreator. Sebagai gambaran, para fotografer ataupun video editor professional akan menyukai laptop tablet ini karena menyediakan slot SD card untuk transfer data. Bahkan di paketnya, tersedia pula converter SD card ke micro SD untuk mereka yang perangkat kamera foto atau videonya menggunakan micro SD.
Terakhir, desainnya yang ringan dan portabel membuatnya mudah dibawa ke mana saja. Tabletnya memiliki ketebalan kurang dari 1cm dan bobot 0,85kg. Artinya, kemanapun penggunanya pergi, mulai dari pegunungan hingga ke Pantai, ASUS ProArt PZ13 (HT5306) Copilot+ PC adalah perangkat yang sempurna untuk para kreator yang sering beraktivitas di luar ruangan.
Di Indonesia, laptop tablet Qualcomm Snapdragon® X Plus ASUS ProArt PZ13 (HT5306) dipasarkan di harga Rp25.999.000.
Berita Terkait
-
Asus ROG Phone 8, Berteknologi AI X Sense 2.0 Bikin Mudah Baca Pergerakan Lawan
-
Asus Rilis 2 Laptop AI Khusus Kreator Terbaru ke Indonesia, Harga Tembus Rp 32 Juta
-
Pakai Chipset Kencang Qualcomm, Lenovo Legion Y700 (2024) Meluncur di Harga Mulai Rp6 Jutaan
-
Penjualan Lebih Laris, Huawei Libas Apple di Pasar Tablet
-
Apple Siapkan Acara Khusus pada Oktober, Ada iPad Murah Anyar?
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
Terkini
-
Film Super Mario Galaxy Rilis Lebih Cepat, Trailer Baru Ungkap Kehadiran Yoshi
-
Profil Aurora Light: 'Bro Cahyo' Menyala, Eks Pemain MPL ID Jadi Finals MVP M7 Mobile Legends
-
iQOO 15 Ultra Resmi Meluncur 4 Februari, Bawa Performa Gahar Kelas Monster
-
Harga Diprediksi Lebih Miring, Oppo Find X9s Bakal Bawa Dua Sensor 200 MP
-
Waspada Penjahat Siber Menyebar File Berbahaya Menyamar Sebagai E-Book PDF
-
5 HP Murah RAM 6 GB dan Baterai Besar Rp1 Jutaan, Terbaik Buat Anak Sekolah
-
Bracket M7 Mobile Legends Knockout: Aurora PH Juara, AE Sempat Jadi 'Champion Slayer'
-
Redmi Umumkan Jadwal Rilis Turbo 5 dan Turbo 5 Max, Bawa Baterai Jumbo dan Garansi 5 Tahun
-
25 Kode Redeem FC Mobile 26 Januari 2026: Maldini, Cafu, Van Dijk, dan Saliba Menanti
-
Bocoran Kalender Rilis Gadget 2026: Dari iPhone Lipat hingga HP Baterai Monster 7.000 mAh