Suara.com - Startup cross-border e-commerce Master Bagasi mengumumkan kalau mereka sukses mengirimkan ribuan produk dari ratusan merek pilihan Indonesia ke lebih dari 100 negara.
Tak hanya itu, Master Bagasi yang merupakan buatan anak bangsa ini juga sudah diunduh (download) lebih dari 20 ribu kali setelah terdaftar di App Store dan Google Play Store beberapa bulan lalu.
Master Bagasi juga termasuk dalam aplikasi rintisan yang terpilih dalam Indonesia Business Startup Matchmaking (IndoBisa) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun 2024.
CEO dan Founder Master Bagasi, Amir Hamzah mengatakan kalau capaian ini terlaksana karena mereka melibatkan generasi muda dari berbagai latar belakang keahlian.
"People adalah kunci utama membangun bisnis yang berkelanjutan," katanya dalam siaran pers, Kamis (10/10/2024).
Sejak didirikan 2021 lalu, Amir terus mengajak anak-anak muda yang energik dan visioner terlibat dalam bisnis yang menjadi ekosistem digital Diaspora Indonesia itu.
Menurutnya, di tengah persaingan industri e-commerce yang ketat, peran anak muda khususnya generasi Z sangat penting dalam menjaga fundamental bisnis. Faktor learn, build, dan deliver menjadi values utama dalam kepemimpinan egaliter yang diterapkan di Master Bagasi.
“Semangat dan nilai learn, build, deliver menjadi DNA seluruh tim Master Bagasi. Nilai ini menjadi pedoman dan landasan melangkah dan membangun entitas usaha yang saling menguntungkan dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Saat ini, ada lebih dari 40 karyawan anak-anak muda berusia 20 hingga 30-an tahun yang bergabung dalam tim Master Bagasi. Diceritakan Hamzah, mereka setiap hari berjibaku dengan jumlah kiriman ke mancanegara yang selalu meningkat setiap bulannya.
Baca Juga: Anti Garing! Quotes Sumpah Pemuda Kreatif untuk Generasi Alpha, Gen Z, dan Milenial
“Biasanya kan anak muda dikenal kutu loncatnya ya, tapi Alhamdulillah sejak ada Master Bagasi, mereka semua kompak, solid dan punya daya juang yang tinggi untuk membangun memasarkan produk-produk pilihan Indonesia ke pasar dunia,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Anti Garing! Quotes Sumpah Pemuda Kreatif untuk Generasi Alpha, Gen Z, dan Milenial
-
4 OOTD Kekinian ala Moka ILLIT Ini Simpel, Trendi, dan Perfect untuk Gen Z!
-
Enhaiier Corporation Siap Gelar Pameran Pariwisata Medis Internasional di Jakarta
-
Tantangan usai Resmi Presiden, Prabowo Diminta Wadahi Gen Z Suarakan Krisis Iklim
-
Trend Soft Saving Ala Gen Z: Work Life Balance dan Hasrat Pensiun Dini?
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!