Suara.com - Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) terus meningkat di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan perkembangan positif ini diyakini bisa menjadi acuan dalam pengambilan kebijakan pemerintah di masa depan, baik nasional maupun daerah.
Kementerian Komunikasi dan Digital atau yang sebelumnya dikenal sebagai Kementerian Komunikasi dan Informatika pada September lalu merilis hasil pengukuran IMDI dan menemukan bahwa skor IMDI 2024 terus naik dari 2022.
Skor IMDI 2024 mencapai 43,34, naik 0,16 dari 2023 yang skornya 43,18. Sementara dalam survei IMDI pertama pada 2022, skor IMDI mencapai 37,80.
"IMDI dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang tingkat literasi dan keterampilan digital masyarakat Indonesia. Ini sangat penting untuk memastikan kita mampu mencetak talenta digital yang kompeten dan siap bersaing di era transformasi digital global," kata Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi pada September kemarin.
IMDI mengukur tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam penggunaan teknologi digital di kehidupan sehari-hari, maupun terkait pekerjaannya.
Indikator IMDI merupakan bentuk implementasi yang diadopsi oleh "G20 Toolkit for Measuring Digital Literacy and Digital Skills" yang terdiri dari 4 pilar yakni pilar infrastruktur dan ekosistem; pilar keterampilan; pilar pemberdayaan; dan pilar pekerjaan.
Dalam IMDI 2024, skor Pilar Infrastruktur dan Ekosistem nilai indeks sebesar 52,70, Pilar Keterampilan Digital dengan indeks 58,25, Pilar Pemberdayaan sebesar 25,68, dan Pilar Pekerjaan sebesar 38,09.
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemenkominfo Hary Budiarto menjelaskan, hasil pengukuran IMDI menunjukkan beberapa fakta terkait literasi digital masyarakat secara keseluruhan.
Indeks Infrastruktur dan Ekosistem yang mencapai 52,70 artinya masih ada daerah di Indonesia yang belum terjangkau infrastruktur digital dan memerlukan peningkatan pembangunan infrastruktur digital.
Baca Juga: Meutya Hafid Gantikan Posisi Menkominfo Budi Arie, Didampingi 2 Wakil Menteri
Pilar Keterampilan Digital, yang skornya 58,25, menunjukkan kemahiran masyarakat memanfaatkan layanan digital.
Skor pilar Pemberdayaan yang hanya 25,68 menunjukkan konektivitas dan keterampilan digital yang belum cukup untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sementara skor pilar Pekerjaan yang 38,09 menunjukkan belum cukupnya ketersediaan dan kebutuhan talenta digital untuk mengisi pekerjaan yang berhubungan digitalisasi.
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melakukan pengukuran IMDI di 514 kabupaten dan kota di Indonesia pada 2024.
Menteri Budi Arie mengatakan lewat IMDI pemeirintah bisa memetakan kesenjangan keterampilan di berbagai daerah di Indonesia. Data tersebut dapat menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah merancang program pelatihan dan pengembangan talenta digital yang lebih fokus dan efektif.
"IMDI membantu kita mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam pengembangan SDM digital di setiap daerah, sehingga kita bisa merancang kebijakan yang tepat sasaran untuk mendukung peningkatan keterampilan digital masyarakat," jelasnya.
Berita Terkait
-
Satelit SATRIA-1 Terus Dioptimalisasi, Warisan Digital Strategis Presiden Jokowi
-
Target 100 Hari Meutya Hafid usai Dilantik Jadi Menkomdigi Pengganti Budi Arie
-
Kominfo Berubah Nama, Komdigi Yakin Digitalisasi Bisa Selesaikan Kemiskinan
-
PANDI Telah Lakukan Literasi Digital ke 15.000 Peserta Mulai dari Pelajar Hingga UMKM
-
Pelatihan Literasi Digital untuk Menangkal Hoaks di Media Sosial
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
Terkini
-
Update Bracket Swiss Stage M7: AE Butuh 1 Kemenangan, ONIC Masih Berjuang
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
CES 2026: LG Perkenalkan AI in Action, AI Nyata Untuk Rumah Sampai Kendaraan
-
Honor Siapkan HP Murah Baterai 10.000 mAh, Usung Layar 1.5K dan Chip Snapdragon
-
46 Kode Redeem FF Terbaru Aktif Januari 2026, Sambut Event Jujutsu Kaisen
-
Spesifikasi TheoTown: Game Viral Bangun Kota, Simulasi Jadi Pejabat Semena-mena
-
Baldur's Gate 3 Tak Tersedia di Nintendo Switch 2, Developer Ungkap Alasannya
-
Vivo Y500i Resmi Meluncur, Baterai 7.200mAh, RAM 12GB, dan Penyimpanan 512GB
-
Apa itu TheoTown? Game Viral yang Bisa Simulasikan Rasanya Jadi Pemimpin Rezim
-
4 HP HONOR dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon: Performa Andal dan Harga Kompetitif