Suara.com - Huawei masih berjuang keras atas sanksi AS sehingga mereka lebih mandiri dalam memilih chipset dan sistem operasi. Tangkapan layar benchmark berhasil mengungkap spesifikasi Kirin 9100.
Sebagai informasi, Kirin 9100 diprediksi merupakan dapur pacu dari Huawei Mate 70. Meskipun mantan raksasa teknologi China tersebut dan mitra pabriknya saat ini, SMIC, berhasil mengembangkan proses fabrikasi 5 nm, silikon baru tersebut tidak akan diproduksi massal dengan teknologi ini.
Berdasarkan bocoran, Kirin 9100 bakal menggunakan sistem fabrikasi 6 nm (SMIC N+3). Itu merupakan peningkatan dari chip Kirin 9000S 7nm yang digunakan dalam Mate 60 series.
Meski begitu, chip 6 nm tersebut masih jauh berada di belakang Snapdragon 8 Elite dan Dimensity 9400 (3 nm). Pada tahap ini, Huawei tidak punya banyak pilihan selain mempertahankan aliansinya dengan SMIC.
Itu karena sanksi perdagangan AS mencegah mereka bekerja sama dengan TSMC atau Samsung. Dikutip dari GSMArena, pengguna Telegram dengan akun bernama @spektykles membagikan spesifikasi utama Kirin 9100.
Chipset ini diprediksi memiliki core primer Cortex-X1 (2.67 GHz), core menengah Cortex-A78 (2.32GHz), dan empat core efisiensi Cortex-A55 (2.02GHz).
CPU ini terdiri dari komponen yang cukup lama. Cortex-X1 dipasangkan dengan A78 dan A55 di era Snapdragon 888, sementara MediaTek tidak pernah merilis chip dengan X1 (Dimensity 9000 menggunakan X2, A710, dan A510).
Node-nya juga tidak mendekati yang terdepan, yang membuat kecepatan clock tetap rendah. Meski tak terlalu kencang, Kirin 9100 terhitung lebih baik dibanding Kirin 9000S. Pada laporan sebelumnya, Huawei Mate 70 dispekulasikan mendukung Dual OS dan sensor sidik jari ultrasonik.
Baca Juga: Spesifikasi PC Call of Duty Black Ops 6, Siap-Siap Upgrade Agar Lancar!
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan