Suara.com - Huawei MatePad 11.5 resmi meluncur di China dengan membawa layar 2.2K dan baterai 7.700 mAh. Tablet anyar ini berjalan pada HarmonyOS 4.2 dan mendukung konektivitas multiperangkat.
Huawei MatePad 11.5 cukup kompetitif di kelasnya. Tablet ini dibanderol mulai dari 1.699 yuan atau Rp 3,7 juta untuk varian memori RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB.
Perusahaan turut menghadirkan PaperMatte Edition dengan harga 1.899 yuan atau Rp 4,1 juta. Harga tablet tersebut lebih murah Rp 1,3 juta dibanding banderol MatePad 11 inci di pasar internasional.
Soal panel, Huawei MatePad 11.5 mengusung layar LCD TFT 11,5 inci beresolusi 2.2K (2.200 x 1.440 piksel) dengan refresh rate 120 Hz. Fitur layarnya mencakup kerapatan piksel 229 PPI, rasio layar-ke-bodi 86 persen, dan SGS Low Visual Fatigue Certification.
Dikutip dari Gadget360, perusahaan belum mengungkap detail chipset pada perangkat. Namun itu kemungkinan merupakan chipset bersistem fabrikasi 4 nm.
Terkait optik, Huawei MatePad 11.5 mengusung sensor utama 13 megapiksel di bagian belakang. Perusahaan turut menyediakan kamera depan 8 megapiksel untuk keperluan selfie dan video call.
Tablet mengemas quad speaker dengan Audio Histen 9.0 milik Huawei. Ini diklaim menawarkan pengalaman suara berkualitas tinggi dan memukau di segmen tablet midrange.
Huawei MatePad 11.5 mengemas baterai 7.700 mAh dan mendukung fast charging 30 W. Perusahaan mengklaim bahwa baterai 7.700 mAh pada tablet mampu memutar video lokal hingga 10 jam.
Pilihan konektivitasnya meliputi Wi-Fi, Bluetooth 5.2, OTG, dan port USB Type-C. Harga Huawei MatePad 11.5 varian memori tertinggi (8GB/256GB) dibanderol sebesar 1.899 yuan atau Rp 4,1 juta.
Baca Juga: Mate XT: Lebih Keren dari iPhone 16? Ponsel Lipat Ini Curi Perhatian!
Berita Terkait
-
Samsung Kembangkan HP Lipat Tiga, Ingin Lebih Baik dari Huawei Mate XT
-
Gegara Beli Tablet Samsung, Netizen Temukan Bukti Baru Pemilik Chilli Pari Diduga Fufufafa
-
Lepas dari Google, Huawei Jadi Produsen Tablet Terbesar Keempat di Dunia
-
Apple dan Samsung Pimpin Pasar Tablet pada Q3 2024, Huawei Nomor 4
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation