Suara.com - Marshall Monitor III ANC resmi meluncur ke Indonesia. Ini adalah headphone nirkabel terbaru Marshall yang disediakan Erajaya Active Lifestyle.
CEO Erajaya Active Lifestyle, Djohan Sutanto mengatakan, Marshall Monitor III ANC adalah headphone wireless kaya fitur yang memanjakan penikmat musik, misalnya active noise cancelling untuk meredam bising suara sekitar.
"Kami berkomitmen untuk memanjakan pelanggan setia dengan menghadirkan jajaran produk audio dengan fitur dan desain yang bisa dipilih sesuai preferensi serta gaya keseharian," kata Djohan dalam siaran pers yang diterima, Selasa (12/11/2024).
Marshall Monitor III ANC didesain untuk menghadirkan pengalaman yang imersif dalam mendengarkan musik berkat teknologi audio spatial Soundstage. Ini memungkinkan pengguna seolah menikmati langsung penampilan musisi.
Fitur Adaptive Loudness memastikan kualitas dan detail dari audio tetap ideal dalam situasi apa pun karena perangkat ini menyesuaikan berdasarkan suara di sekelilingnya.
Headphone nirkabel ini memiliki tombol khusus yang bisa dipersonalisasi oleh pengguna melalui aplikasi Marshall Bluetooth untuk beragam peran seperti pengaturan equalizer, mengaktifkan layanan streaming musik seperti Spotify, dan lainnya.
Pengguna bisa menikmati pengalaman mendengarkan musik hingga 70 jam dengan mengaktifkan fitur active noise cancelling dan mencapai 100 jam apabila fitur ini dinonaktifkan.
Marshall juga memastikan bahwa kualitas audio dari Monitor III ANC bisa dinikmati secara optimal oleh penggunanya baik dari sisi bass, treble, dan mid dalam setiap pengaturan volumenya.
Mempertahankan desain khas dari Marshall, headphone nirkabel ini juga kokoh dan bisa dilipat untuk memudahkan dibawa bersama pengguna. Generasi ketiga dari headphone ini hadir dengan bobot yang ringan yakni 250 gram.
Baca Juga: Kolaborasi dengan Kim Kardashian, Beats Rilis Headphone Rp 7 Jutaan
Harga Marshall Monitor III ANC dijual Rp 4.999.000 yang tersedia secara offline di gerai Urban Republic, erafone dan iBox. Pembelian secara online bisa lewat laman e-commerce Eraspace.com, Marshall Official Store (Tokopedia dan Shopee), dan Urban Republic Official Store (Tokopedia dan Shopee).
Berita Terkait
-
Kolaborasi dengan Kim Kardashian, Beats Rilis Headphone Rp 7 Jutaan
-
Marshall Hadirkan Emberton III dan Willen II, Tahan Air dan Bisa Langsung Jawab Panggilan tanpa HP
-
Speaker Marshall Emberton III dan Willen II Sudah Bisa Dibeli di Indonesia, Harga Mulai Rp 2 Jutaan
-
DJI Air 3S Masuk Tanah Air, Andalan Baru untuk Fotografi Low-light
-
Erajaya Boyong SHOKZ OpenRun Pro 2 dan OpenSwim Pro, Harga Rp2 Jutaan, Bisa Simpan 8.000 Lagu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
RAPBN 2027: Purbaya Turunkan Target Setoran Bea Cukai Jadi Rp 316,6 Triliun, Minus Rp 4 Triliun
-
Publik Speaking Namora Siahaan BEM UI Bikin Publik Terkagum-kagum Wapres Kena Senggol
-
Spesifikasi KRI Ki Hadjar Dewantara yang Mau Dijual Prabowo, Harganya Rp700 Miliar?
-
Selamat! Dikta eks Yovie And Nuno Resmi Menikah
-
Pemprov Sulsel Kecipratan Rp38 Miliar dari Pusat, Untuk Biaya Apa?
-
Soal Bantuan Asing untuk Gempa NTT, Istana: Masih Bisa Kita Tangani
-
iQOO 16 Segera Meluncur, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro dan Layar 165Hz
-
Kabinet Bayangan Gelar Upacara Rakyat di Kendeng Pati
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya