Suara.com - Pengumuman kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen menjadi salah satu topik hangat yang dibicarakan warganet di platform X. Kenaikan yang berlaku mulai awal Januari 2025 tersebut dinilai akan semakin mencekik masyarakat.
Hal ini terbukti dengan kata kunci PPN 12% yang menduduki Trending Topic X Indonesia dengan jumlah cuitan sebanyak lebih dari 10.300 tweet. Saat ditelusuri, mayoritas warganet mengeluh dan mempertanyakan keputusan pemerintah terkait kenaikan PPN tersebut.
Namun, sejumlah warganet mengusulkan untuk melakukan boikot kepada pemerintah dengan cara melakukan penghematan dan irit dalam pengeluaran, termasuk membeli barang. Tren gaya hidup tersebut juga dikenal sebagai frugal living.
"Yang pengen ganti HP tahan, yang pengen ganti motor baru tahan, yang pengen ganti mobil baru tahan. 1 tahun aja, jangan lupa pake semua subsidi, nggak usah gengsi dibilang miskin, itu dari duit kita juga kok. Kapan lagi boikot pemerintah sendiri," cuit akun X @male********
Cuitan pada 14 November tersebut mendapat jumlah suka sebanyak lebih dari 14.000 kali oleh sesama pengguna X. Rupanya, banyak warganet yang setuju dengan ide tersebut.
"Setuju! Boikot pemerintah jalur frugal living structural. Cermat dengan pengeluaran, beli di warung tetangga atau pasar dekat rumah, buat daftar konsumsi barang-barang berpajak yang bisa dicari alternatifnya, minimalkan konsumsi," tambah akun @us**
"Argumen ini bener banget. Hidup bersahaja, berhemat, menahan diri, sekaligus 'mengingatkan' pemerintah akan dampak kebijakannya sendiri. Ingat: pertumbuhan ekonomi = konsumsi masyarakat + belanja pemerintah + ekspor - impor + investasi. Jadi, konsumsi masyarakat itu kunci!" komentar @yan**********
"Berhenti merokok dan minum alcohol biar berhenti menyumbang cukai ke negara, beli jajan dan minuman di pedagang kaki lima daripada jajan dan minuman kemasan minimarket yang ada PPN-nya. Lakukan apa pun agar negara ini cepet bangkrut, lets go," sahut @bles*********
"Bener ini. Sebisa mungkin tahan untuk belanja di luar kebutuhan primer, pun belanja untuk sehari-hari usahakan ke pasar, toko kelontong, UMKM non e-commerce. Sebagai protes 'tanpa aksi turun ke jalan' terhadap kebijakan pemerintah dan mengingatkan dengan keras kalau APBN itu mayoritas uang rakyat," timpal @shi************
Baca Juga: Respons Murka Ernest Prakasa soal Kenaikan PPN: Gila Kalian
"Mari boikot pemerintah yang zalim itu," ujar @chl**********
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server
-
31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic
-
5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega
-
Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook
-
XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G
-
TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam
-
Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing
-
15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?
-
iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?
-
Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak