Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengunggah foto dirinya tengah menonton pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi yang diselenggarakan di GBK pada Selasa (19/11/2024) melalui ponsel.
Dalam potret yang dibagikannya pada 19 November 2024 melalui akun Instagram resmi miliknya itu, Prabowo Subianto terlihat mengenakan jas dan kemeja rapi serta dilengkapi dengan peci dan sedang duduk di dalam mobil.
Tangan kirinya memegang ponsel dalam posisi horizontal, sedangkan tangan kanannya mengepal di udara seolah tengah merayakan kemenangan Indonesia dengan skor 2-0 atas Arab Saudi.
Namun, warganet dibuat salah fokus dengan layar ponsel Prabowo Subianto karena mantan Menteri Pertahanan tersebut diduga menonton menggunakan link ilegal. Hal ini dicuitkan oleh akun X @mindhakim.
"Anj** batu banget, Prabowo masih nonton timnas pake link haram co*," cuit pemilik akun tersebut.
Sebagai informasi, sebelumnya Prabowo Subianto pun diduga menonton pertandingan antara Indonesia melawan Jepang menggunakan tautan tak resmi.
Namun, kali ini warganet lainnya menduga jika Prabowo Subianto tidak menonton pertandingan antara Indonesia melawan Arab Saudi menggunakan link ilegal, melainkan tertipu dengan live streaming tayangan game di YouTube. Dugaan tersebut dicuitkan oleh akun X @Kobamlapanganh1.
"Kalau di zoom ini mah bukan link haram, tapi yang LIVE di YouTube yang dibuka isinya game PES hahahaha," tulis pemilik akun tersebut.
Sulitnya akses link resmi untuk menonton pertandingan Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 terkadang membuat banyak orang berusaha untuk mencari alternatif di YouTube dengan harapan orang lain akan menyiarkannya secara langsung di platform tersebut.
Namun sayangnya, beberapa oknum akan memanfaatkan momen tersebut dengan menyediakan siaran langsung seolah menayangkan pertandingan secara live. Faktanya, banyak saluran di YouTube yang justru menayangkan game PES, sehingga seolah-olah terlihat seperti pertandingan sepak bola pada umumnya. Biasanya, bagian thumbnail akan dicantumkan keterangan Live serta bendera dua tim yang sedang bertanding.
Unggahan yang telah disukai sebanyak lebih dari 37.000 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam komentar.
"Nah iya ini, biasanya logo tim yang main segede gaban wkwkw. Tapi bisa jadi itu cuma screenshot foto doang," komentar @naz****_*
"Wkwkwk bener, bapak gue juga pernah padahal nonton lama, baru ngeh belakangan ternyata cuma game," tambah @wan***********
"Gue juga pernah kena prank waktu mau nonton Piala Asia. Udah nyari di YouTube ternyata ada. Udah seneng aja gue, pas dizoom ternyata pertandingan PES wkwk," sahut @yon*******
"Duh malu banget gue, parah si parah asisten-asistennya. Kenapa dikasih gimmicknya gini amat," timpal brd****
"Atau bisa jadi match lama yang diedit-edit seolah baru, salah satu yang kena prank berarti. Udah gitu ditonton terus, gue pernah itu," cuit @ade*_*****
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler