Suara.com - Youth Economic Summit 2024 akan kembali digelar sebagai wadah generasi muda Indonesia mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Acara kolaborasi CORE Indonesia dan Suara.com ini akan berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Sabtu, 23 November 2024, dengan tema “Towards an Inclusive Digital & Green Economy.”
Pendiri CORE Indonesia, Hendri Saparini, mengatakan bahwa saat ini Indonesia menghadapi tantangan besar dalam membangun ekonomi berkelanjutan, termasuk stagnasi ekonomi, minimnya lapangan kerja, dan ancaman perubahan iklim.
“Youth Economic Summit hadir sebagai ruang untuk mengedukasi, menginspirasi, dan memfasilitasi anak muda untuk menghasilkan gagasan serta solusi nyata. Pertumbuhan ekonomi digital yang pesat harus diiringi dengan pendekatan ekonomi hijau yang berdaya saing, dan generasi muda adalah aktor paling ideal untuk mewujudkan hal tersebut,” tambah Hendri.
Ia menambahkan, Youth Economic Summit juga menjadi upaya bersama mendorong kaum muda berpartisipasi aktif dalam mendukung perekonomian nasional.
“Kami ingin melibatkan generasi muda secara langsung, tidak hanya sebagai saksi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan menuju pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap ekonom senior yang pernah meraih sejumlah penghargaan ini.
Pemimpin Redaksi Suara.com, Suwarjono, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam transformasi ekonomi digital dan hijau. Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar untuk menciptakan inovasi yang mampu menjawab tantangan sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Kesadaran terhadap isu lingkungan bukan lagi kewajiban moral semata, melainkan telah menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Kami ingin generasi muda melihat ini sebagai kesempatan untuk bertindak dan berkarya,” ujar Suwarjono.
Youth Economic Summit 2024 tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga tempat lahirnya aksi nyata. Rangkaian acara ini mencakup peluncuran CORE Economic Outlook 2025, penyerahan Industrial Policy Report, hingga diskusi strategis dalam Komunike Gagasan Anak Muda.
Selain itu, acara ini juga diramaikan dengan nonton bareng film “17 Surat Cinta” yang diproduksi oleh Ekspedisi Indonesia Baru dan talkshow bersama Dandhy Laksono, sutradara film-film dokumenter yang kritis. Penampilan lainnya diisi stand-up comedy dari Sandi Prastowo dan musik spesial bersama Nadin Amizah.
Baca Juga: PPN Naik 12%, Ekonom Core: It's Not a Good Timing
“Youth Economic Summit adalah bukti bahwa kolaborasi lintas sektor, dari birokrasi hingga media, dapat menciptakan ruang yang mendukung generasi muda untuk berkontribusi nyata. Dengan komitmen bersama, acara ini diharapkan mampu menjadi katalis perubahan menuju ekonomi digital dan hijau yang inklusif,” kata Suwarjono.
Youth Economic Summit adalah forum yang mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam inovasi dan kolaborasi demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebelum acara puncak Youth Economic Summit 2024, berbagai kegiatan juga telah digelar, seperti Ruang Gagasan, yang melibatkan komunitas muda dari berbagai latar belakang untuk mendiskusikan isu strategis dan menghasilkan rekomendasi bagi pemangku kebijakan. Selain itu, Campus Roadshow menghadirkan praktisi dan akademisi untuk berbagi wawasan seputar ekonomi hijau dan digital, diakhiri dengan hiburan yang menyegarkan. Sementara itu, Corporate Showcase bekerja sama dengan korporasi untuk memaparkan inovasi dan tren terbaru dalam ekonomi berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan