Suara.com - Baru-baru ini, video Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming bersama beberapa anggota 9 naga membuat geger publik. Menjadi salah satu istilah yang dikenal di dunia ekonomi Tanah Air, berikut ulasan sejarah istilah 9 naga yang merupakan kumpulan orang-orang kaya di Indonesia.
Istilah 9 naga digunakan untuk menggambarkan deretan pengusaha keturunan China yang dikenal memiliki kekayaan fantastis di Indonesia. Beberapa orang menyebut bahwa 9 naga memiliki pengaruh yang besar di Tanah Air.
Investigasi Tempo yang berjudul 'Mafia Bisnis' menyebut bahwa istilah 9 naga atau Gang of Nine berkaitan dengan pelaku usaha bisnis yang menguasai beberapa bidang yang terkait perjudian, obat bius dan penyelundupan.
Laman Wikipedia menyebut bahwa awalnya deretan pengusaha kaya raya ini memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah di zaman Orde Baru. Setelah Orde Baru, istilah 9 naga ini menjadi lebih netral dan dikaitkan dengan pengusaha-pengusaha yang memiliki pengaruh besar di Indonesia.
Berdasarkan beberapa rumor yang beredar, kelompok yang tergabung dalam 9 naga ini memiliki bekingan yang kuat sehingga jarang tersentuh oleh media atau pihak kepolisian.
Hingga kini, tidak diketahui siapa saja deretan tokoh yang tergabung dalam 9 naga. Namun, investigasi Tempo menyebut jika anggota 9 naga antara lain Aguan, Haryadi Kumala, Iwan Cahyadi, Yorrys, Arief Cocong, Edi Porkas, Arie Sigit, Jony Kusuma dan Tommy Winata.
Sedangkan laman Wikipedia menyebut bahwa anggota 9 naga adalah sejumlah pebisnis kenamaan seperti Robert Budi Hartanto dari Djarum Group, Rusdi Kirana dari Lion Air Group, Edwin Soeryadjaya dari Astra International, Sofjan Wanandi dari Santini Group dan Jacob Soetoyo dari PT Gesit Sarana Perkasa.
Selain itu, ada juga nama lainnya seperti James Riady dari Lippo Group, Tommy Winata dari Artha Graha Group, Anthony Salim dari Salim Group, Dato Sri Tahir dari Mayapada Group hingga Sugianto Kusuma dari Agung Sedayu Group.
Meskipun sejarah 9 naga tidak diketahui hingga saat ini. Namun deretan nama tersebut diketahui memiliki kekuasaan pada bidang ekonomi di Indonesia. Beberapa usaha terkenal di Tanah Air dipercaya menjadi milik deretan pengusaha ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
Terkini
-
Naoki Yoshida Isyaratkan Adanya Port Final Fantasy 14 untuk Nintendo Switch 2
-
10 HP Android Terkencang Versi AnTuTu Desember 2025: Red Magic dan iQOO Bersaing Ketat
-
5 Rekomendasi Smartwatch Murah Alternatif Apple Watch, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Geser iPhone 17 Pro, Vivo X300 Pro Masuk 3 Besar HP Flagship Kamera Terbaik DxOmark
-
5 Smartwatch Samsung, Garmin hingga Xiaomi Diskon Sampai 40% di Erafone!
-
Oppo Reno 15 Pro Max Debut Global, Pakai Dimensity 8450 dan Kamera 200 MP
-
Bocoran Perdana Motorola Signature Muncul, Stylus Jadi Kejutan di Kelas Flagship
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli di 2026
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Siap Meluncur di Indonesia, Tablet Rasa PC untuk Produktivitas Tanpa Batas
-
26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Januari 2026: Klaim Player 112-115 dan 15.000 Gems