Suara.com - Tak hanya merilis HP flagship Mate 70, Huawei juga meluncurkan jam tangan pintar super mewah. Perangkat bernama Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition ini ditujukan khusus untuk 'sultan'.
Ini artinya kaum mendang-mending bukan segmen yang diincar oleh perusahaan. Sebagai pengingat, Huawei Watch Ultimate standar merupakan smartwatch premium dengan harga Rp 13 juta.
Jam tangan pintar tersebut ditujukan untuk para penyelam hingga pegolf. Versi Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition menyasar segmen di atasnya lagi.
Smartwatch ini dilapisi emas 18K dan pelindung yang terbuat dari safir. Lapisan emas 18K sendiri berarti emas tersebut mengandung 75 persen emas murni dan 25 persen campuran logam lain.
Harga Huawei Watch Ultimate Design dibanderol mulai dari 21.999 yuan atau Rp 48,3 juta untuk model Black Gold. Varian Sapphire Gold mempunyai harga 23.999 yuan atau Rp 53 juta.
Harga smartwatch ini setara dengan HP lipat tiga milik perusahaan, Huawei Mate XT. Smartwatch masih dijual terbatas di China pada kuartal keempat 2024. Belum diketahui terkait ketersediaan di pasar global termasuk ke Indonesia.
Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition memiliki layar LTPO AMOLED 1,5 inci (466 × 466 piksel). Mengutip Gadget360, opsi Sapphire Gold dilengkapi dengan kaca safir dan bezel yang dilapisi enam bagian emas 18K.
Menambah kesan premium, bodi jam terbuat dari paduan Zirkonium Amorf. Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition dilengkapi dengan akselerometer, geomagnetik, denyut jantung optik, tekanan barometrik, suhu, cahaya sekitar, sensor kedalaman, dan giroskop.
Mendukung aktivitas menyelam, smartwatch turut dibekali peringkat tahan air hingga 10 ATM (100 meter). Perusahaan mengklaim bahwa Huawei Watch Ultimate Design Gold Edition dapat bertahan hingga 14 hari dalam sekali pengisian daya. Pilihan konektivitas meliputi GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, Bluetooth 5.2, UWB, dan NFC.
Baca Juga: Huawei Watch D2 Resmi, Smartwatch Pemantau Tekanan Darah 24 Jam Harga Rp 5,5 Juta!
Berita Terkait
-
lriana Bawa Tas Hermes Mewah di Pilkada 2024: Ingat Lagi Jokowi Serukan Cinta Produk Lokal
-
Pakai HarmonyOS 4.3, Harga Huawei Mate 70 Lebih Murah dari iPhone 16
-
Meski Kena Sanksi AS, Pre-Order Huawei Mate 70 Diklaim Laris Manis
-
Gandeng Oppo, Vivo, dan Huawei, Xiaomi Rilis Platform Unduh Aplikasi Bersama
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan