Suara.com - Mumi menjerit atau 'screaming woman' yang diketahui berasal dari Mesir masih menuai tanya terkait penyebab kematiannya. Lama dinanti, akhirnya para arkeolog mengungkap penyebab kematian mumi perempuan tersebut.
Berdasarkan hasil penelitian, mumi asal Mesir kuno tersebut meninggal dengan merasakan rasa sakit luar biasa. Otot-otot tubuhnya bahkan mengunci sehingga membuat dirinya diawetkan dalam posisi berteriak atau menjerit.
Dilansir dari Live Science, setelah 3.500 tahun usai ditemukan, para arkeolog akhirnya mengungkap hasil autopsi mumi menjerit. Dirinya diduga dibalsem menggunakan zat impor yang memiliki harga mahal yang membuat seluruh organ tubuhnya mengalami proses pengawetan yang unik.
Pada jurnal yang diterbitkan Agustus 2024 lalu, para arkeolog dan dokter akhirnya mengungkap penyebab kematian mumi menjerit yang berasal dari Mesir ini.
Menurut tim dari Rumah Sakit Kasr AI Ainy di Kairo, mumi yang ditandai sebagai orang miskin dikenal tidak terpelihara dengan baik. Hal ini berbeda dari mumi menjerit yang nampak dalam kondisi yang baik.
Hal ini mengejutkan bagi para arkeolog. Pasalnya, proses mumifikasi yang lebih canggih baru terjadi sekitar 1550 hingga 1070 SM. Proses mumifikasi ini termasuk di seluruh organ kecuali jantung.
Mumi menjerit ini diduga masih merupakan kerabat dekat dari Senenmut. Mumi ini memakai wig hitam dan dua cincin scarab. Wig tersebut diduga dibuat dari kurma dan memiliki campuran kristal kuarsa, magnetit dan albite. Hal ini membuat rambut mumi menjadi lebih awet.
Lebih lanjut, para ilmuwan menyebut bahwa alasan mumi menjerit ini adalah karena dirinya mengalami kematian yang menyakitkan. Dirinya diduga mengalami kejang kadaver yang membuatnya berteriak histeris saat meninggal.
Kasus kejang kadarver terjadi ketika otot menjadi kaku sebelum meninggal. Hal tersebut dirasakan oleh korban penyerangan, bunuh diri atau tenggelam. Sayangnya, CT Scan dari mumi menjerit ini tidak mengungkap dengan pasti mengenai penyebab kematiannya.
Baca Juga: Misteri Gunung Padang: Jejak Peradaban Tertua di Dunia
Perlu ada penelitian lebih lanjut untuk menemukan dan memahami penyebab kematian mumi menjerit yang ditemukan di Mesir beberapa waktu yang lalu ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan