Suara.com - Tidak pernah ada saat yang lebih menyenangkan daripada saat ini. Dalam pencarian kehidupan di luar Bumi.
Mengutip sciencefocus.com, bidang yang bergerak cepat ini disebut astrobiologi dan merupakan salah satu cabang ilmu interdisipliner, yang menggabungkan biologi, kimia, ilmu planet, dan astronomi.
Sebagian besar kehidupan di Bima Sakti diperkirakan merupakan bentuk kehidupan mikroba bersel tunggal.
Seperti bakteri di Bumi, namun mungkin beberapa dunia mendukung bentuk kehidupan yang lebih kompleks, seperti tumbuhan dan hewan.
Kemajuan baru-baru ini di tiga bidang utama telah meningkatkan optimisme para ahli astrobiologi. Bahwa kita akan segera menemukan tanda-tanda pertama kehidupan di luar bumi: ekstremofil, planet ekstrasurya, dan eksplorasi robotik.
Tiga hal yang membuat para ahli astrobiologi begitu optimis dalam menemukan kehidupan di luar Bumi?
1. Ekstrofil
Semakin banyak kita belajar tentang mikro-organisme di Bumi, semakin kita terkejut dengan kemampuan adaptasi kehidupan yang luar biasa.
Bentuk kehidupan yang paling tangguh dikenal sebagai ekstremofil dan mereka ditemukan bertahan hidup di lingkungan yang sangat tidak ramah.
Baca Juga: 10 Fakta Aneh Dan Menarik Tentang Perjalanan Luar Angkasa
Mereka ditemukan di ventilasi hidrotermal yang sangat panas, di bawah gletser yang sangat dingin, di kolam asam air vulkanik, jauh di bawah kerak bumi, dan bahkan di zona radiasi tinggi.
Ekstremofil mengajari ahli astrobiologi tentang batas terluar kehidupan dan lingkungan luar angkasa seperti apa yang mungkin bisa dihuni.
2. Planet ekstrasurya
Sebelum tahun 1992, satu-satunya planet yang kita ketahui keberadaannya di seluruh galaksi adalah planet yang ada di Tata Surya kita. Sejak itu, teleskop kami telah menemukan hampir 5.400 dunia yang mengorbit bintang lain – yang disebut planet ekstrasurya, atau eksoplanet.
Sebagian besar exoplanet pertama yang terdeteksi adalah planet gas raksasa yang mengorbit sangat dekat dengan matahari – bukan jenis planet yang kita yakini dapat menampung kehidupan.
Tapi ini adalah yang paling mudah dideteksi; kami telah menemukan planet ekstrasurya yang semakin kecil dan mengorbit jauh dari bintangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tren Audio Open-Ear Makin Populer, HAKII Resmi Hadir di Indonesia lewat Blibli
-
Huawei Watch FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Punya Fitur Deteksi Risiko Diabetes dan ECG
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 12 Mei 2026: Bocoran Kehadiran Samuel Eto'o
-
33 Kode Redeem FF Terbaru 12 Mei 2026: Buruan Ambil MP40 Cobra dan Jajal Fitur Kuda
-
5 Rekomendasi Tablet Layar OLED, Visual Mantap untuk Kerja dan Gaming
-
Samsung Galaxy A27 Segera Hadir, Snapdragon Bakal Gantikan Exynos?
-
Realme 16T 5G Debut Pekan Depan, Usung Baterai Jumbo 8.000 mAh
-
Heboh DM Instagram Disebut Tak Lagi Aman, Pakar Siber Ungkap Faktanya soal Enkripsi
-
Kumpulan Prompt AI Edit Foto Masa Kecil vs Masa Kini, Hasil Estetik dan Emosional
-
Lawan Berat Redmi dan Honor: Huawei Siapkan HP Baru Baterai 10.000 mAh+