Suara.com - Video viral Gus Miftah yang menghina penjual es teh masih menjadi perbincangan hingga saat ini. Meski sudah meminta maaf, Gus Miftah masih disindir oleh netizen.
Konten kreator kini membuat video kocak yang terinspirasi oleh Gus Miftah. Sebagai informasi, 'Miftah' trending di X dalam tiga hari terakhir.
Gus Miftah diketahui merupakan pimpinan Ponpes Ora Aji di Sleman sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Pria bernama asli Miftah Maulana Habiburrahman itu menuai kecaman publik usai mengolok-olok penjual es teh. "Es tehmu iseh okeh ra? (es tehmu masih banyak nggak?) Masih? Yo kono didol gobl*k (ya sana, jual gobl*k). Dolen disik, nek rung payu, takdir (Dijual dulu, kalau belum laku, berarti takdir)," ucap Gus Miftah diiringi tawa hadirin.
Setelah viral, Gus Miftah akhinya mengunjungi rumah penjual es teh di Grabag, Magelang untuk meminta maaf pada Rabu (4/12/2024). "Yang saat itu niatnya guyon tapi disalahpersepsikan, tapi apapun itu aku minta maaf sama Kang Sunhaji,” kata Gus Miftah.
Sayang, cara meminta maaf Gus Miftah tak sesuai harapan publik. Netizen berharap agar Gus Miftah menunduk serta menampilkan raut wajah menyesal. Video yang beredar justru memperlihatkan Gus Miftah merangkul Sunhaji dan tersenyum lebar.
Akun Instagram @hambaasahaya666 lantas membuat konten untuk menyindir Gus Miftah. "Kamu minta maafnya gimana?" tanya @hambaasahaya666. Akun itu menampilkan cara meminta maaf dari dua negara.
"Aku minta maaf ya," kata seseorang yang mempraktikkan pria Indonesia saat meminta maaf. "Sumimasen," ucap pria menirukan cara orang Jepang meminta maaf sembari menunduk.
Video selanjutnya menampilkan keterangan 'orang paham agama minta maaf'. Postingan memperlihatkan pria yang merangkul sembari melakukan gerakan intimidasi. Konten tersebut viral usai ditonton 15 juta kali dan memperoleh 520 ribu tanda suka. Video viral itu memancing beragam komentar dari netizen.
"Bukan paham agama, jualan agama itu," balas @alf**is*di.
"Minta maaf karena salah (nope). Minta maaf karena takut dipecat (yes)," komentar @od**ac*oth.
"Kesannya Taim ngancam nggak sih," ucap @dw**a*ya.
"Makasih udah bikin parodi Miftah. Asli kesel lihat gesturnya," pendapat @m**ai*af.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere
-
Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga
-
Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus
-
HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia