Suara.com - Para arkeolog baru-baru ini menemukan harta karun tak ternilai yang terkubur oleh bangsa Viking lebih dari 1.000 tahun yang lalu.
Mengutip nypost.com, Museum Arkeologi Universitas Stavanger mengumumkan penemuan tersebut dalam siaran pers.
Artefak tersebut ditemukan di Årdal, Hjelmeland, yang terletak di Norwegia Barat.
Penggalian dilakukan ketika seorang petani setempat berencana membangun jalan di propertinya. Menurut siaran pers terjemahan bahasa Inggris, harta karun itu ditemukan sekitar 7 inci di dalam tanah.
Penemuan ini terdiri dari empat cincin lengan “kuat” yang terbuat dari perak, masing-masing dengan hiasan unik. Benda itu ditemukan di bawah sebuah rumah kecil, dan para arkeolog yakin benda itu sengaja dikuburkan.
“Saya pikir pada awalnya ada pembicaraan tentang kabel tembaga bengkok yang sering ditemukan di tanah pertanian,” kata arkeolog lapangan Ola Tengesdal Lygre dalam siaran persnya.
“Tetapi ketika saya melihat ada beberapa yang berdekatan dan sama sekali tidak terbuat dari tembaga, melainkan dari perak, saya menyadari bahwa kami telah menemukan sesuatu yang menarik.”
Penggali juga menemukan pot batu sabun, paku keling, bilah pisau, dan banyak lagi. Menurut para ahli, temuan ini adalah bukti adanya peternakan Viking yang “besar dan kuat” di lahan tersebut.
“Ini adalah temuan unik karena kami sangat jarang menemukan benda seperti itu persis di tempat mereka diletakkan,” kata manajer proyek Volker Demuth dalam siaran persnya.
Baca Juga: Ternyata Mirip! Perahu Tradisional Maluku, Maluku Utara, dan Papua Ungkap Fakta Sejarah Tak Terduga
“Biasanya, benda-benda berharga tersebut ditemukan di ladang yang telah dibajak, di mana suatu benda diambil sepenuhnya dari konteks aslinya.”
“Karena pajak perak belum dihapuskan, hal ini dapat memberi kita wawasan baru tentang kehidupan dan masyarakat selama era Viking.”
Demuth menambahkan bahwa itu adalah “[penemuan] terbesar yang pernah saya alami dalam karier saya.”
“Jika orang-orang yang tinggal di pertanian ini harus melarikan diri dari serangan, wajar saja jika mereka menyembunyikan barang-barang berharga sebelum melarikan diri ke pegunungan. Dan mungkin di tempat di mana Anda tidak mengira ada harta karun yang disembunyikan,” kata Demuth.
Direktur museum Ole Madsen mengatakan relik tersebut akan dipamerkan setelah peneliti mengambil sampel tanah dan rontgen artefak tersebut.
“Ini adalah penemuan yang benar-benar fantastis, memberi kita pengetahuan unik tentang salah satu era terpenting di Norwegia, yaitu era Viking,” kata Madsen dalam pernyataannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar