Suara.com - Para ilmuwan hingga saat ini menemukan banyak sepatu kuno yang tersebar di seluruh dunia. Berdasarkan penemuan-penemuan ini, banyak yang kemudian bertanya-tanya mengenai kapan manusia mulai memakai sepatu?
Pertanyaan ini memang sulit untuk dijawab. Pasalnya, sepatu pada umumnya terbuat dari kulit binatang, serat tanaman dan beberapa bahan lainnya. Bahan-bahan ini justru cenderung lebih cepat rusak seiring waktu.
Dilansir dari Live Science, para ilmuwan menyebut, sepatu tertua saat ini berusia lebih dari 10.000 tahun. Namun, dugaan sementara sepatu sudah digunakan lebih lama dari tahun tersebut.
Sepatu tertua saat itu ditemukan berusia 10.400 tahun di Gua Fort Rock, Oregon Tengah menurut Thomas Connolly selaku direktur penelitian arkeologi di Museum Sejarah Alam dan Budaya Universitas Oregon.
Penggalian di Fort Rock Cave ini dilakukan pada tahun 1938 lalu. Para arkeolog menemukan lusinan sandal yang ditenun menggunakan kulit sagebrush dan beberapa serat lainnya. Secara umum, model sepatu ini dibuat dengan sol datar dan penutup semua area kaki.
Meskipun sandal memiliki pori-pori, seratnya mampu mempertahankan panas tubuh agar kaki tetap hangat bahkan saat direndam dalam air. Jenis sepatu ini biasanya dipakai saat musim dingin karena memberi kenyamanan pada kaki.
Namun, kapan manusia mulai memakai sepatu?
Baru-baru ini, arkeolog menemukan satu set jasad manusia yang ditemukan di Nevada. Dirinya lalu dikenal sebagai Mumi Gua Roh yang mungkin memiliki usia lebih tua dari sandal yang ditemukan di Fort Rock Cave.
Pasalnya, mumi tersebut kemungkinan sudah berusia 10.600 tahun. Hal ini membuat para arkeolog menduga bahwa sepatu mungkin sudah ditemukan lebih awal. Jejak fosil di pantai di Afrika Selatan mungkin merupakan cetakan sepatu sejak 150.000 tahun.
Baca Juga: Kapan Manusia Mulai Mengenakan Pakaian?
Charles Helm, seorang rekan peneliti di Universitas Nelson Mandela, Afrika Selatan menyebut bahwa jejak fosil ini mirip jejak kaki manusia. Hal tersebut menimbulkan dugaan mengenai penggunaan sepatu.
Pada penelitiannya ini, arkeolog membuat berbagai model sepatu dan menyamakannya dengan jalur lintasan di fosil yang ditemukan. Arkeolog menduga jika sepatu yang digunakan memiliki desain terbuka, sol keras namun tetap lembut ketika digunakan.
Melihat pembuatannya, tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan kapan manusia mulai memakai sepatu. Namun, alas kaki ini dipercaya sudah ada sejak lama dengan berbagai model lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Purbaya Turun Tangan Bantu Korban Tumpahan Minyak Montara NTT 2009, Tak Cuma Janji Ganti Rugi
-
Lima Hektare Lahan Terdampak Karhutla di Labuhanbatu
-
Merdeka Finansial, Bebas Memilih: Refleksi Perempuan Pekerja di HUT ke-81 RI
-
Disiplin Tanpa Nalar: Ketika Sekolah Lebih Sibuk Mengatur daripada Mendidik
-
3 HP Samsung RAM 8 GB Murah Harga Mulai Rp2 Juta, Ini Pilihannya
-
Cetak 9 Juta Talenta Digital: ITSEC Asia Luncurkan Academy Cybersecurity dan AI Berbasis Cyber Range
-
Klaim Menteri LH Jumhur Hidayat Sukses Tekan Angka Kebakaran Hutan, Janji Buka Data
-
Danantara Housing Expo 2026: BRI Tawarkan KPR Dengan Bunga Mulai 2,75%
-
Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas