Ada banyak alasan mengapa Matahari berwarna hijau tidak terlihat dari Bumi. Yang paling penting adalah atmosfer kita menghamburkan cahaya dengan panjang gelombang lebih pendek.
Sederhananya, atmosfer menyaring cahaya dari bagian biru spektrum, yang berada pada sisi panjang gelombang pendek. Jangan lupa kalau hijau sendiri merupakan warna antara biru dan kuning.
Dengan hilangnya warna biru oleh atmosfer, kita hanya mendapatkan cahaya yang didominasi oleh warna kuning. Itu sebabnya langit terlihat sangat biru, namun Matahari tampak kuning.
Selain itu, meskipun Matahari pada dasarnya memancarkan warna hijau, semua warna pelangi lainnya juga hadir dalam pancarannya. Puncak dari semuanya memberi kita warna putih.
Artinya kita TIDAK PERNAH bisa melihat Matahari dalam warna hijau kecuali ada yang salah dengan penglihatan kita atau jika kita menggunakan kacamata berwarna hijau!
Singkatnya, Matahari kita memancarkan semua warna, tetapi lebih banyak warna hijau, dan warna aslinya menjadi putih seluruhnya. Pertanyaan selanjutnya, bisakah kita melihat Matahari berwarna putih dari Bumi?
Matahari Putih?
Jika Anda melihat Matahari pada puncak sore hari (yang sebaiknya tidak Anda lakukan), matahari akan tampak lebih putih daripada kuning.
Hal ini karena cahaya melewati bagian tipis selubung atmosfer dan mengalami lebih sedikit hamburan sehingga menunjukkan warna aslinya.
Baca Juga: Penemuan Patung Alien 7000 Tahun di Kuwait Gegerkan Arkeolog
Karena fenomena hamburan yang sama, sangat sulit untuk melihatnya berwarna putih pada waktu lain, bahkan pada siang hari.
Namun, jika Anda pernah bepergian ke luar angkasa, lihatlah Matahari (tidak secara langsung!), dan Anda akan melihat bahwa ia hanyalah sebuah bola putih yang besar, terang, dan terang!
Sekarang, mari beralih ke warna lainnya. Bagaimana dengan oranye dan merah? Sejujurnya, ini adalah warna Matahari favorit saya.
Mereka tidak melukai mata kita dan cukup cantik. Namun mengapa kita melihat Matahari dalam warna-warna tersebut?
Ingat bagaimana kedua warna ini hanya terlihat saat matahari terbit atau terbenam? Sekali lagi, itu disebabkan oleh hamburan cahaya!
Warna dengan panjang gelombang yang lebih pendek, yang mencakup sisi biru spektrum, tersebar, hanya menyisakan bagian merah dari spektrum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya
-
Teaser Honor 600 Series Beredar: Desain Mirip iPhone, Pakai Chip Snapdragon
-
65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic
-
TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih
-
3 HP Murah iQOO Terbaru Siap Masuk ke Indonesia: Baterai Jumbo, Skor AnTuTu Tinggi
-
Laptop Gaming Terbaru 2026 Segera Rilis April, Siap Tembus Esports dengan RTX 50 Series
-
Teknologi AI Vision 2.0 dan Robot Rumah Tangga Jadi Tren di 2026, Smart Home Makin Canggih
-
Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta
-
5 HP 2 Layar Lipat Murah Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Tampilan Berkelas Murah Meriah
-
Daftar Harga Redmi A Pro dan Redmi TV Max 2026, Smart TV Anyar dengan Layar 144 Hz